IKLAN ATAS

Pipa Gas Milik PT Pertamina (Persero), Resahkan Warga Desa Lenggah Sari

pipa Gas milik PT Pertamina (Persero) 
Redaksibekasi.com- Cabangbungin: Terkait masalahnya pipa Gas milik PT Pertamina (Persero) yang berlokasi di Kampung Cabang Dua Rt 11, Desa Lenggah Sari, Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi. Jawa Barat. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Jaringan Masyarakat Pengawas Indonesia (JAMWAS), Ketua Satu Lembaga LSM JAMWAS INDONESIA, Samsul Arifin, minta Pertamina untuk melakukan audit terhadap kondisi pipa-pipa Gas miliknya, terutama yang berada di wilayah Desa Lenggah Sari Kampung Cabang Dua Rt 11. Hal tersebut Dikarenakan penaruhan Pipa di Atas dasar tanah dan mengambang di saluran air karena tidak Di pendam berdasarkan Ketentuan yang ada.

Hal itu dimaksudkan untuk mengetahui mana pipa-pipa yang benar-benar sesuai sepek Kontruksinya dalam pekerjaan pemasangan jalur pipa Gas milik pertamina yang di lakukan oleh pihak Perusahaan pemenang tender . 

Demikian dikatakan Ketua Satu LSM JAMWAS INDONESIA. Samsul Arifin, saat melihat lokasi kejadian pipa Gas milik Pertamina yang berada di Desa Lenggah sari.

“Karena pipa-pipa minyak milik Pertamina itu, sangat mengganggu aktifitas warga. Oleh karena itu Pertamina perlu melakukan semacam audit, mana pipa-pipa yang bermasalah dan mana pipa-pipa yang tidak layak, terutama yang ada di atas tanah darat maupun saluran air, lingkungan masyarakat Desa,” Ujarnya, Ketua Satu LSM JAMWAS, Samsul Arifin, (26/09/2018).

Menurutnya, untuk mengantisipasi terjadianya peristiwa- perestiwa yang tidak di inginkan seperti meledaknya pipa, karena riskan pipa yang bermasalah tersebut di wilayah lingkungan tersebut, Pertamina sebagai perusahaan yang cukup besar perlu menegur atau mengaudit Mitra perusahaan yang mengerjakan kegiatan tersebut, jangan asal pasang, hingga berdampak menyebabkan masalah untuk masyarakat Desa. 

Terkait salahnya pemasangan pipa gas yg berada di dasar atas Tanah, Tono masyarakat desa lenggah sari mengatakan, seharusnya pertamina melakukan investigasi terlebih dahulu, benar atau tidaknya dalam pemasangan pipa gas.

"masyarakat desa Lenggah sari sangat ngeri, karna lokasi tersebut banyak anak-anak yg bermain, dan sering di lalui aktifitas warga jiga warga yg tidak tau, atau anak anak yg tidak tau, sedang bermain bagelan terkena pipa yg mengapung di saluran air, takutnya ada kebocoran hingga menimbulkan ledakan," Jelasnya.  

Masih katanya, Secara teknis harus cepat diatasi, masyarakat harus sudah tidak menemukan pipa gas yang mengambang di kali kecil milik masyarakat Desa. Masalah ini memang harus segera diatasi, karena sedikit banyak sudah meresahkan masyarakat dan  berdampak pada lingkungan. Ke depannya perlu dilakukan langkah antisipasi agar jangan sampai kejadian ini terulang kembali,” pungkasnya.

"Dulu si yang mengerjakan pemasangan Pipa Gas Tersebut PT GSL , Salah Satunya orang Yang di lapanganya Pak Jajuli dari Kariawan PT GSL," Tuturnya, Warga Desa Lenggah sari, yang berinisial, (MY).(26/09/2018)

Sementara itu, Pihak PT GSL yang di duga mengerjakan pekerjaan pipa Gas milik PT Pertamina (persero) ,saat Wartawan Redaksi Bekasi Konfirmasi Melalui via aflikasi WA telefhon, Pihak Kariawan PT GSL. Kononya Jajuli, Dirinya Tak hargai wartawan saat Konfirmasi, Dikarenakan Saat wartawan konfirmasi, pihak PT tersebut Memblokir No WA yang sedang Konfirmasi."(*) 

Reporter : Ata 
Editor : Luk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.