IKLAN ATAS

Proyek Lening Asal Jadi, Udin Payung Minta, Pangeran Proyek Cek Dan Sidak Lokasi

Lening Di Kampung Tepak serang RT02/01, 
Redaksibekasi.com- Cabangbungin: Parah dan kacau (Proyek siapakah?-red) Itulah sebutan buat Proyek Pekerjaan Lening Di Kampung Tepak serang RT02/01, Desa Setia Jaya, Kecamatan Cabang bungin Kabupaten Bekasi, yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Bekasi Tahun 2018 melalui Dinas Tarkim, Diduga sarat penyimpangan dan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran biaya (RAB) dan Spek.
Dari hasil Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) di Dua Kecamatan Kepada Media, Ketua GMBI Muara Gembong Udin Payung, dan Ketua GMBI Cabang Bungin H.Karno yang akrab disapa Karno Bejing. 

"Semua Amburadul, Ketinggian Proyek lening hanya 50 Cm bahkan dugaan kuat  menggunakan bahan adukan yang sangat  Kurang Semen dan yang lebih parahnya lagi ada yang menggunakan batu Conblok Warga," Kata Udin Payung, Ketua GMBI Gembong didampingi Ketua GMBI  Bungin Karno Bejing, Jumat (14/9). 

Masih kata Udin Payung, Selain Proyek Lening dan Proyek Jaling yang ada di kampung tepak serang RT02/01, Desa Setia jaya Kecamatan Cabang Bungin, Bahkan hampir semua pekerjaan yang dilakukan oleh rekanan kontraktor di wilayah Gembong dan bungin diduga tidak sesuai RAB, terlebih lagi proyek Lening di Kampung Tepak serang RT02/01, Desa Setia Jaya seperti tidak terpasangnya 'Plang Papan nama', hingga kurangnya tinggi volume pekerjaan.

"Miris sekali, rekanan Pemda (kontraktor) kerja tidak sesuai dengan rencana, mulai dari tinggi, hingga tidak terpasangnya plang nama proyek, tapi anehnya para konsultan sebagai mitra kerja Pemerintah malah terkesan Cuek dan membiarkan kecurangan ini dilakukan oleh rekanan kontraktor, Kami menduga ada Main mata dan makan gaji Buta," Tegasnya.

Masih dikatakan Udin Payung, Kami minta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi, dalam hal ini Dinas Penataan Ruang dan Permukiman (Tarkim-red) serta Kepala Bidang Wasdal, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Turun ke lokasi pekerjaan, agar bisa melihat secara langsung bagaimana rekanan kontraktor dalam mengerjakan pekerjaan yang dianggarkan dari uang rakyat. 

"Kami minta *Pangeran Proyek* (Jamaluddin- red) sebagai Kadin PUPR Kabupaten Bekasi serta Kabid Wasdal, 'Cek' pekerjaan rekanan kontraktor, apakah sudah sesuai dengan spek dan RAB yang ada, jangan sampai  masyarakat menduga dan menuding kabid serta kadin PUPR juga bermain mata serta menerima suap," Pungkasnya."(*)

Reporter : Yoma
Editor : Luk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.