IKLAN ATAS

Sepuluh Ruang Kelas SMPN 1 Muragembong Sangat Memprihatinkan

SMPN 1 Muaragembong nyaris ambruk
Redaksibekasi.com- Muaragembong: Ratusan siswa SMPN 1 Muaragembong Desa Pantai Mekar , Kecamatan Muaragembong sudah dua tahun ini dicekam kecemasan.Terlebih saat musim hujan yang saat ini mulai tiba dengan kondisi sekolah seperti sekarang ini yang sudah rusak berat dan sudah tidak layak pakai. mereka sangat khawatir takut sekolah terbut ambruk mendadak.

Dari empat gedung sekolah delapan ruang kelas semenjak dua tahun yang lalu sudah tidak bisa dipergunakan lagi untuk kegiatan belajar mengajar. kondisi bangunan sudah sangat memprihatinkan dimulai dari genting sudah banyak yang pecah pelapon yang sudah berantakan tembok yang sudah rapuh dan tiang penyanggah yang mulai pada retak. dari keadaan itu semua pihak sekolah memutuskan untuk tidak dipergunakan lagi demi keselamatan siswa/i dan para guru yang ada. senin (09 -09-2018).

Seorang guru sewaktu dikonfirmasi tentang sekolah sudah berapa lama bangunan tersebut rusak dan tidak dipergunakan kegiatan belajar mengajar dengan tegas dikatakan hampir dua tahun jalan gedung tersebut terbengkalai dan dibiarkan begitu saja oleh pemerintah. 

Dua bangunan saat ini Kondisinya sudah sangat memprihatinkan dan sudah berlangsung bertahun-tahun, tapi hingga kini belum ada perhatian pemerintah daerah. rencana melakukan perbaikan ruang kelas yang berjumlah sepuluh ruangan. Jelasnya. 

Di ketahui SMPN 1 Muaragembong memiliki 10 ruang kelas yang saat ini kondisinya sudah rusak berat dan sudah tidak bisa digunakan kegiatan belajar mengajar. hanya sebagian saja yang masih dipergunakan dalam kondisi seadanya

"Menurut Ahmad siswa kelas 9 sedikit menuturkan disela sela istirahat mengaku sangat khawatir dengan kondisi sekolah saat ini yang sudah rusak berat ahmad berharap agar gedung sekolah yang sudah rusak ini secepatnya mendapatkan renopasi dari pemeeintah kabupaten Bekasi tegasnya.

"Kepala Sekolah Imbar Jumena kemal Pasha Spd.MM. yang diwakili salah seorang gurunya. kebetulan pada saat itu kepsek ada rapat dinas di pemda. menuturkan pada awak media tentang kondisi Bangunan saat ini Dikatakan Kondisi rusaknya ruang kelas ini sudah di sampaikan oleh pak kepsek ke anggota DPRD, ke Dinas Kabupaten baik itu dengan melalui Musrenbang tingkat kecamatan maupun mengajukan permohonan dengan membuat proposal kedinas terkait namun hasilnya hingga saat ini belum ada titik terangnya ujar guru.

Masih dikatakan Guru_red atas nama sekolah Berharap banyaknya ruang kelas yang rusak dan tidak bisa digunakan belajar, mengajar bukan saja perhatian anggota legislatif. Tapi juga berharap secepatnya ada perbaikan dari pemerintah daerah secepatnya.

"Sudah sangat lama kondisi kerusakannya, sekitar dua tahunan. Total seluruh siswa sekitar 600 orang yang seharusnya untuk kegiatan belajar tidak kena sip maka dengan kondisi saat ini sepuluh ruang kelas yang sudah rusak berat maka untuk saat ini dengan tidak cukupnya ruang kelas kegiatan belajar mengajar jadi di sip pagi dan sore tandas nya."(*)

Reporter : Yoma
Editor : Luk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.