IKLAN ATAS

KP 27.000 Ha Dikembalikan Ke Masyarakat, Bupati lingga Gelar Rakor, Pencabutan Perizinan PT, SPP Dan CSA

Bupati lingga H.Alias Wello
Redaksibekasi.com- Lingga: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah mencabut Perizinan KP 18000 Ha Milik PT Singkep Payung Perkasa (SPP) di Pulau Singkep dan 9000 Ha Milik PT Citra Sugi Aditia (CSA) di Daik, karena Masuk Dalam Data Base Katagori Tanah Terlantar.

Hal itu di ungkapkan Bupati lingga H.Alias Wello, pada saat menggelar Rapat Koordinasi Pembangunan Kabupaten Lingga yang di laksanakan di Gedung Nasional Dabo Singkep, Senin (8/10).

"KP milik PT SPP dan CSA masuk dalam Data Base Kementerian ATR sebagai kategori Tanah terlantar, kita sudah bertemu langsung dengan Menteri (Sopian Jalil) dan direktur kawasan Tanah Terlantar (Budi Situmarang) d dikementerian ATR/BPN," ungkap Alias Wello yang lebih di kenal dengan sapaan Awe.

Menurutnya, KP 27.OOO Ha yang di kelola kedua Perusahaan tersebut akan di kembalikan ke masyarakat dan kementerian juga menyarankan kepada pemerintah daerah segera membantu masyarakat yang memiliki tanah dikawasan tersebut untuk segera di buatkan surat langsung Sertifikat. Kata Awe.

Selain diberikan ke masyarakat pihak kementerian juga menyarakan kepada pemerintah daerah agar lebih selektif memberikan perizinan jika ada perusahaan lainnya yang ingin berinvestasi di kawasan tersebut.

"jangan ada komunitas sawit didalamnya," mengingat sudah ada moratorium, sawit tidak lagi di perbolehkan, sesuai dengan keputusan Presiden melalui Inpresnya, surat inpres ini sudah saya sampaikan kepada Sekda,"  kata Awe

Selanjutnya bagi peminat yang ingin berinvestasi hanya di perbolehkan 51 persen saja dari kawasan lahan yang ada.

"lahan ini sudah di eksekusi, tidak  ada lagi yang namanya KP PT SPP dan CSA dilingga dan akan diberikan kepada Investor yang lebih serius untuk dikelola," tegas Awe."(*)

Reporter : Yulitasari
Editor : Luk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.