IKLAN ATAS

Usut Tuntas Sampai Keakarnya, Sekjen GMBI Klaim Penindakan Kas Bupati Bekasi Oleh KPK Berdasarkan Laporan Mereka Pada November 2017

LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI)
Redaksibekasi.com- Cikarang: Sejumlah anggota lembaga swadaya masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) berkumpul di kantor sekretariat yang terletak di Cikarang Kota, Untuk mengungkapkan rasa syukur atas
penindakan bupati Bekasi oleh KPK berdasarkan laporan mereka pada November 2017. LSM GMBI 2017 telah melaporkan secara resmi ke KPK November 2017," Ungkapnya.

Kita kutip pembahasan internal komisioner KPK, Kurang kebih begini komentar KPK terkait  OTTdi lingkungan Pemda  Kabupaten Bekasi.

"Karena ada pelaporan masyarakat sejak 1 tahun lalu," kata Syamsudin sekretaris Jenderal GMBI Distrik Kabupaten Bekasi, Rabu (17/10) di Kantor Sekretariat.

“Secara tegas kamilah yang melaporkan OTT Kasus perizinan Maikarta yang pada akhirnha Bupati Bekasi Cs sampai jadi tersangka,” Imbuhnya.

Klaim itu katanya agar jangan ada pihak-pihak yang mengaku menjadi pelapor kepada KPK sehingga terjadi OTT.

“Dalam hal ini kami sekaligus masyarakat Kabupaten Bekasi sangat prihatin dengan tindakan Neneng Hasanah Yasin Bupati Bekasi menjadi tersangka bersama para antek-anteknya dalam korupsi berjamaah,” katanya didampingi sejumlah anggota GMBI lain. Di sebelah kirinya ada Ketua GMBI Rahmat Gunarsih.

Pihaknya meminta KPK untuk mengusut tuntas permasalahan korupsi di Kabupaten bekasi sampai ke akar-akarnya. Mega proyek Meikarta memang luar biasa. Sebelumnya kami pernah adakan aksi demo di Gedung KPK. Bahkan Dokumentasinya ada," bebernya.

"Akhirnya kecurigaan masyarakat Kabupaten Bekasi terkait dugaan gratifikasi ataupun korupsi berjamamah terbukti, Jelas sudah pintu terbuka lebar buat Lembaga Anti rasuah masuk di Kabupaten bekasi, Semoga Kabuten bekasi, bersih bersinar bebas Korupsi, Kolusi dan Nefotisme (KKN)," tutup Syamsudin."(*) 

Reporter : red
Editor : Luk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.