IKLAN ATAS

'YAPMI' PENCETUS PENCARI BAKAT DI INDONESIA GELAR “GRAND FINAL INDONESIAN TOP MODEL 2018

Add caption
Redaksibekasi.com- Jakarta: Yayasan Pembina Model Indonesia (YAPMI), yang debut prestasinya sebagai penyelenggara ajang pencarian bakat sudah diakui di seluruh Indonesia.

Dimana lembaga ini banyak membantu mewujudkan para pencari bakat , khususnya anak-anak Indonesia untuk menjadi seperti apa yang mereka inginkan. Sudah banyak sekali para pencari bakat yang telah bergabung di YAPMI yang impiannya terwujud, seperti menjadi seorang artis. Maka dari itu banyak orang tua yang mendaftarkan putra putri mereka untuk be rgabung dalam yayasan ini.

Hal itu terlihat dari antusias peserta yang begitu meningkat darj waktu ke waktu dalam acara Pembukaan Grand final indonesia Top Model 2018 untuk  Peragawan Peragawati yang diadakan di di Aula Gedung Epywalk efycentrum Jl. Rasuna said kuningan Jakarta  Selatatan. Sabtu (8/12).

Lenggak lenggok para penari diawali oleh tampilan tari dari daerah Jakarta.  Dipadu kostum tari berwarna hijau membuat suasana seketika menjadi bernyawa. Ditambah dengan settingan panggung yang keren, dan gemerlapnya lampu warna – warni yang dinilai sebagai pendukung lighting , sangat serasi dengan nuansa sensasi putih aksesoris ruangan aula. Kondisi cuaca yang sangat cerah juga mendukung kegiatan 'Grand Final Indonesian Top Modelling Peragawan Peragawati' ini.

Kegiatan yang diadakan oleh entertainer YAPMI di disponsori oleh epiwalk federasi designer indonesia (FDI), Badan Narkotika Nasional-RI dan Logo.

Dari pantaun media, Ada 5 juri yang ditunjuk oleh panitya sebagai penilai untuk tiap tiap performa dari masing masing kandidat. Turut hadir pula saat  itu Bpk. DR. Susanto, selaku Ketua dari KPAI, yang turut meramaikan menjadi juri disana. Ada juga  berasal dari actor Indonesia yang tidak lain adalah Oka Sugawa, yang di era tahun 2000 an pernah membintangi sinetron series LUPUS.

Ketiga juri lainnya adalah Ibu Yus Oktavia MM selaku perwakilan dari Federasi Designer Indonesia (FDI), Ibu Dewi Kirana perwakilan dari Dinas Pariwisata, dan Ibu Masayu Hayarani yang merupakan produser Iklan.

Terlihat pula artis ibukota lainnya seperti Sandi Tumiwa selaku Humas dari YAPMI,
 Iwan Setiawan Mase selaku penyelenggara kegiatan, yang turut menyaksikan acara Grand Final Top Model 2018 ini.

Dalam Kesempatan  itu sebagai bentuk apresiasi, YAPMI memberikan sebuah penghargaan yaitu sebuah plakat kepada pihak EPIWALK, KUNINGAN, JAKARTA yang diterima oleh Ridho sebagai perwakilan pihak EPIWALK.

Ditemui secara terpisah, Sandi Tumiwa sebagai Humas dari Yayasan Pembina Model Indonesia sangat berharap terhadap yayasan ini supayabisa menghasilkan generasi muda yang benar-benar berkualitas.

"Artinya bukan hanya dari penampilan saja tetapi dari attitudenya. Jadi kita benar-benar mencari bibit-bibit muda yang benar-benar bisa menjadi penghibur entertain bagi banyak orang sesuai dengan klasifikasi dan typenya," Ujarnya.

Dikatakan Sandi, Dengan adanya pembinanaan model inj Supaya mereka juga bisa menyesuaikan dengan porsinya masing-masing baik sebagai pelawak ataupun menjadi artis/aktor, Tapi tetap berkualitas. apalagi zaman sekarang kan banyak tuh generasi muda yang langsung naik diatas,

"Harusnya kita bangga dengan yang namanya proses. Sekarang ini kan sudah ada standarisasi jadi kita sangat mengharpkan buat kedepannya tertata, sehingga tidak liar lagi," terangnya.

Nah yang kita harapkan dengan Yayasan ini kita bisa bekerja sama dan bersinergi dengan pemerintah membuat berbagai jenis kegiatan

"Yah tentunya untuk melindungi para model-model muda yang sedang mau tampil atau unjuk gigi supaya mereka bisa bersaing secara sportif dan positif,’ pungkasnya."(*)

Reporter : Ayu m
Editor : Luk 

1 komentar:

  1. yapmi ITU kentut,ketua umum nya rakus mengerut uang anak anak peserta .realiasasi event tidal pernah jelas arahnya ,kualitas baju yg katanys DRI designer hanya bahan klas tanah abang

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.