IKLAN ATAS

Dinas PUPR Kab.Bekasi, Merilis Hasil Pekerjaan Anggaran TH 2018, 48 Paket kegiatan Yang Dilelangkan Ada 1 Yang Di Putus Kontrak

Add caption
Redaksibekasi.com- Cikarang: Bangunan Negara pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi merilis hasil pekerjaan anggaran tahun 2018, dari 48 paket kegiatan yang dilelangkan ada 1 yang di putus kontrak.

"Jadi keseluruhan realisasi kegiatan sudah berjalan 100 persen dan adapun sisa sedikit pekerjaan tahap proses pemeliharaan sampai menjelang akhir tahun 2018 ,"ujar Kepala Bidang Bangunan Negara PUPR Beni Sugiarto yang di wawancarai di ruang kerjanya.

Apabila ada kontraktor yang terlambat dalam proses penyelesaian kegiatannya akan di berikan sanksi berupa denda keterlambatan sesuai aturan yang berlaku dalam surat perjanjian kontrak. Sedang progres pembangunan sekolah USB yakni Lambang sari dan Karang Bahagia progres pekerjaannya sudah di realisasikan 100 persen sehingga tinggal proses finishing (perapihan).

Untuk bangunan Perpustakaan Daerah yang berada di Cifest, Cikarang Selatan ini kemungkinan, kata Beni rencananya mau di tambahkan penataan dari sisi interior khususnya auditorium dan ruang multimedia agar terlihat lebih indah dan bagus. Namun semua tetap dikoordinasikan terdahulu dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah mau yang seperti apa bentuk interiornya.

Sedangkan pembangunan sekolah USB pastinya dilengkapi fasilitas meubelernya dan penataan halaman dan lainnya, Sedangkan untuk fasilitas penggadaan toilet belum termasuk dalam PL karena sudah ada wc nya terdahulu. Namun, bagi seolah yang di rehab total kemungkinan tidak bisa karena itu dari dinas pendidikan sesuai dengan kebutuhan dan ada daftarnya.

"Kita akan kerjakan jika anggaran di berikan untuk lakukan penataan interiornya, selain itu juga pihaknya juga akan melengkapi dengan taman yang hijau dan asri serta memasang pagar di area ruang baca yang berada di luar agar terlihat lebih aman,"kata nya.

Semua kegiatan tahun anggaran 2018 sebanyak 47 paket yang sudah di realisasikan, tetap menjadi tanggung jawab kontraktor untuk enam bulan ke depan berupa pemeliharaan gedung apabila ada pekerjaan yang dianggapnya kurang rapih."imbuhnya.

Beni berharap bangunan yang sudah selesai pekerjaanya bisa di pergunakan dengan sebaiknya, tinggal pemeliharaanya saja. semoga Dinas PUPR bisa bersama dengan Dinas Pendidikan bisa lebih mengutamakan pembangunan yang lebih prioritas untuk segera di bangun karena yang kemarin masih ada yang terlewati dan belum di bangun."(*)

Reporter : red 
Editor : Luk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.