IKLAN ATAS

Insiden Berdarah Tersayat Cuter, Wartawan Di Keroyok Hingga Babak Belur, Diduga Lantaran Pemberiataan

Wartawan media online, Try aditia (24) nyaris kehilangan nyawa 
Redaksibekasi.com- Siantar: Seorang wartawan media online, Try aditia (24) nyaris kehilangan nyawa akibat dikeroyok belasan pria. Peristiwa mengenaskan tersebut terjadi di jalan kartini depan cafe hugos dan apotik Megumi.

"Baru tiba di halaman cafe hugos, tiba tiba di serang belasan pria"

Sementara itu dari Pengakuan langsung, Try aditia yang ditemui awak media menceritakan kronologis kejadian yang menimpa dirinya.

Sore itu Sabtu (12/01/2019) sekitar pukul. 15.00 wib, Dirinya mengaku ditelepon arif (menantu pengusaha kayu-red). Dia ngajak jumpa di cafe hugos jalan kartini pematang siantar.

"Saat itu Aku bersama Ari (rekan seprofesi) mendatangi cafe hugos atas undangan menantu sang pengusaha Kayu. Saat di depan cafe hugos, tiba tiba belasan pria menyerang dirinya, langsung aku dipukuli orang itu beramai ramai," tutur try, Minggu (13/1).

Pada saat itu Lanjut Try, Dirinya sempat dengar ocehan mereka (pelaku pengeroyokan) "nggak sor aku sama kau" sambil terus memukuli aku tanpa henti bang.

"Aku kenal wajah wajah mereka bang, tapi gak tau namanya. Waktu dipukuli itu ada juga yang pegang pisau curter, mau ditusuknya muka ku, terus berusaha aku brontak dan lari sampe akhirnya aku jatuh. Tak tau gimana kenanya, tapi kepalaku bagian belakang yang terkena sayatan cuter itu.

"Beruntung  saat itu sudah rame warga, belasan pria itu lari dengan mempergunakan mobil jenis taft bermotif loreng ormas," ujarnya.

Masih kata Try, Aku pun bingung, Jujur gak ada masalah dengan ormas di siantar ini. Bahkan kawan kawan ku orang ormas pun baik kok sama ku.

"Mungkin ini masalah pribadi nya, tapi bawa bawa ormas," ungkap Tri.

Try juga menuturkan, bahwa kuat dugaan pengeroyokan ini sudah direncanakan. Karena sebelumnya dirinya ditelepon Arif untuk jumpa dengannya di cafe hugos, terkait pemberitaan Pembalakan liar yang akibatkan longsor jalan Siantar-Parapat tepatnya di jembatan sidua dua.

Tapi diduga hal ini memang sudah ditunggu dan direncanakan. Lebih parah lagi ada yang bawa pisau curter. Kalau tidak cepat aku berontak dan lari, bisa bisa aku terbunuh.

"Trauma aku jadinya, untung Gak mati aku. Ngeri kali cara orang itu (pelaku) main keroyok pake bawa pisau. Apa gak membahayakan nyawa ku itu. Tutur Try ke awak media.

Sementara itu,  Ari, yang merupakan rekan Try dimana melihat langsung kejadian menuturkan

"Ya betul, kami begitu tiba di depan cafe hugos, belasan pria itu langsung mukuli  try. Sambil teriak, nggak sor aku sama kau. Dan ada juga yang bawa curter, tapi kepala bagian belakang si Try yang kena sayat. Karena langsung berontak sambil lari si Try,"ucap Ari

"Orang itu lari setelah ramai warga yang datang, Dengan mengendari 2 mobil, salah satunya mobilnya bermotif loreng Ormas bang," tutur Ari.

Selanjutnya  Try Aditia bersama dengan rekan media lainnya telah membuat laporan. Pihak Polres dari Polresta P.Siantar juga telah mengambil keterangan dari korban Try Aditia yang terbaring lemas di rumah sakit Rasyida jalan Seram Siantar. Kasus ini sekarang masih dalam penanganan intens dari pihak kepolisian polresta pematang Siantar.

"kasus ini merupakan atensi yang segera di proses sesuai hukum," tegas kapolresta Pematang Siantar, AKBP. Heribertus Ompusunggu."(*)

Repirter : Leo/red
Editor : Luk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.