IKLAN ATAS

Kasus Tak Kunjung Selesai, Pelayanan Polsek Pancur Batu Deli Serdang Disoal Warga

Add caption
Redaksibekasi.com- Pancur Batu: Minimnya Pelayanan Masyarakat (Yanmas) Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu sejak dijabat oleh Iptu Suhaily Hasibuan dikeluhkan Warga, Bahkan sejak hadirnya Kanit Reskrim Sepertinya riwayat tindak pidana kejahatan diduga semakin meningkat khusunya di wilayah hukum polsek pancur batu, Hal itu diungkap Yogi, bekerja di stand Handphone Merk Oppo di Simpang Namorih Kecamatan Pancur Batu kabupaten Deli Serdang. Senin(7/1).

Dikatakan Yogi, Melihat dari kejadian yang dialami dirinya beberapa waktu lalu (ada keterangan-red) dan telah melaporkan  kepada pihak berwajib akan tetapi hingga saat ini kasus pelaporan saya bagai ditelan bumi, belum ada kejelasan sama sekali.

Kronologis  awal Seperti yang terjadi terhadap diri saya," Yogi stand handphone merk Oppo yang diperbantukan berniaga di Putra Ponsel Simpang Namorih Kecamatan Pancur Batu kabupaten deli serdang yang baru baru ini, Dipaksa menyerahkan sejumlah uang kepada pria yang tidak ia kenal sama sekali, 

"Saya sangat merasa kecewa dengan kinekerja Polsek Pancur Batu terlebih," ungkap Yogi.

Pasalnya, Kejadian yang menimpa dirinya beberapa waktu yang lalu, Dirinya sudah melaporkan dengan membuat LP di Polsek Pancur Batu, namun hingga januri 2019 ini belum juga membuahkan hasil apapun.

Pria yang akrab dipanggil Oppo ini pun menceritakan kronologisnya bahwa pada tanggal 6 /12/2018 sekira pukuk 22.00 Malam, Datang seorang pria bertopi  yang tidak dia kenal ke toko putra ponsel untuk meminta uang kepada pemilik toko dengan beralasan untuk menebus hp di namo salak.

Akhirnya saya pun disuruh oleh pemilik toko untuk mendampingi pria yang dikenal dengan nama Nagut tersebut untuk menebus HP yang dimaksud, Namun anehnya saya di bawa jalan kaki mutar mutar.

Pada saat tiba di tempat yang gelap datang seorang pria kurus yang tidak saya kenal dengan mengendarai sepeda motor satria,

"Tiba tiba uang yang saya bawa di minta paksa oleh Nagut dan menyerahkan uang itu ke pria yang menaiki sepeda motor yang setahu saya berinisial (Ud)," terangnya.

Yogi pun menambahkan" bahwa setelah Nagut memberikan uang yang di rampas darinya. Pria yang mengendarai sepeda motor pun langsung tancap gas, akhirnya saya hubungi pemilik toko dan mereka menjemput saya . 

"Yah sejak malam itu juga kami membuat laporan ke polsek pancur batu," jelasnya.

Namun saya kecewa lanjug Yogi,  hingga sekarang pelakunya belum ditangkap dan saya sempat mendapatkan kabar bahwa Nagut kembali beraksi lagi di seputaran tempat tinggal nya .

Sementara itu Putra pemilik toko kepada wartawan membenarkan hal tersebut . Kronologianya benar dan sudah kami lapor ke polsek pancur batu malam itu juga . tapi hingga sekarang belum mereka tangkap pelakunya .

Terpisah Kapolsek Pancur batu Kompol Faidir Chan saat di konfirmasi, mengatakan bahwa pihaknya sudah mencari terlapor namun belum ditemukan, kami sudah kordinasi dengan kades  setempat, 

"Menurut informasi dari kades terlapor sudah pergi dan tak tau kemana,"Kata Kapolsek Pancur Batu. Senin (7/1).

Sementara itu" Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Suhaily Hasibuan saat di konfirmasi via wa mengatakan" Setelah pers Penyelidik kita melakukan upaya penangkapan yg kedua kalinya pada hari jumat tgl 04 Januari 2019  pada pukul 20.00 wib tersangka tidak berada dirumah lagi dgn didampingi oleh kades dan kemudian setelah itu kepala desa membuatkan surat keterangn bahwa Tersangka sdh tidak bertempat tinggal lg di desa dan

"SP2HP sudah kita layangkan kepada pelapor Yogi yg menerangkan tentang sejauh mana penyidikan yang dilakuan penyidik terhadap laporannya tersebut sampai dengan upaya untuk penangkapan terhadap terlapor," Demikian keterangan  Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Suhaily Hasibuan."(*) 

Reporter : Leo/red
Editor : Luk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.