IKLAN ATAS

Kita Harus Optimis, Harus Oftimis, Jokowi Orasi Di GBK Bersama Alumnus UI

Add caption
Redaksibekasi.com- Jakarta: Mendekati pilpres 2019, dukungan demi dukungan untuk masing-masing Capres-Cawapres semakin berdatangan. Baik itu datang dari organisasi masa, relawan, simpatisan, juga datang dari alumnus dari berbagai Universitas.

Bertempat di area Plaza Tenggara Gelora Bung Karno Jakarta, alumnus dari Universitas Indonesia dengan didukung alumnus dari masing-masing universitas negeri dan swasta lainnya, menggelar deklarasi sebagai wujud dukungan mereka kepada Capres-Cawapres nomor urut 1, Jokowi-Amin, Sabtu (12/1) lalu.

Antusiasme dari seluruh yang hadir di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno ini sangatlah tinggi. Terbukti dari jumlah peserta yang hadir dari berbagai kalangan  yang ada ditempat tersebut.

Host menyampaikan,“ Kepada para alumni Universitas Indonesia (UI) dan para pendukung kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut satu yang kami cintai, terima kasih atas kehadirannya di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno dalam deklarasi alumni Universitas Indonesia (UI) untuk mendukung Jokowi-Ma'rup Amin.”

Sedikit mengenai penjelasan gerakan  alumni Universitas Indonesia (UI) untuk mendukung Jokowi- Ma'rup Amin. Gerakan ini terbentuk dari inisiatif para alumnus Universitas Indonesia yang semuanya secara pribadi berhimpun untuk memberikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor 01. Dan dijelaskan oleh ketua acara deklarasi Universitas Indonesia, yaitu Mas Fajar Suharto, beliau adalah ketua gerakan alumni untuk Jokowi-Amin.

“Deklarasi ini murni berlandaskan pada kehendak dan kebersamaan pilihan para alumnus yang mendukung pada pasangan calon nomor urut 1. Kami percaya Jokowi-Amin merupakan pasangan calon yang paling tepat yang diukur dari rekam jejak, integritas yang sudah nyata terbukti untuk meneruskan pembangunan Indonesia di segala bidang demi kemajuan dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.” Jelasnya.

Menyambut kedatangan Calon Presiden dengan nomor urut 01 ini, ada beberapa  lagu2 kebangsaan yang juga merupakan lagu Nasional Negara Republik Indonesia yang akan dikumandangkan. Beberapa lagu tersebut adalah Lagu Indonesia Raya, Mars Pancasila (yang lebih dikenal dengan lagu Garuda Pancasila), Rayuan Pulau Kelapa,  Bangun Pemudi Pemuda, dan Berkibarlah Benderaku. Lagu-lagu tersebut akan dinyanyikan secara bersama-sama dengan dipimpin oleh Mas Adi MS. 

Dan setelah itu  juga akan ada pembacaan deklarasi yang akan dibacakan oleh salah satu alumni dari Universitas Indonesia, yaitu Lala Karmela. Lala Karmela akan membacakan deklarasi sambil meneriakkan satu slogan bersama-sama.  Untuk isi deklarasi Lala Karmela akan menjelaskan kepada semua yang hadir pada sore hari ini. Bukan hanya untuk Alumni Universitas Indonesia (UI) tapi juga untuk seluruh alumi perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

”Yang hadir disini bukan hanya Alumni Universitas Indonesia (UI) saja melainkan dari berbagai perguruan tinggi lainnya dan juga teman-teman dari berbagai organisasi, relawan yang pastinya, nanti akan nada gilirannya untuk memanggil  alumni satu persatu per universitas. Yang penting kita semua disini dalam satu kesatuan suara, untuk memberikan dukungan kepada pasangan Calon Presiden nomor urut satu.” Jelas Lala.

Selang beberapa waktu kemudian Pak Jokowi hadir dengan membawa kejutan, seperti beliau memberikan kejutan pada pembukaan Asian Games beberapa waktu lalu di Gelora Bung Karno, yaitu dengan mengendarai sepeda motor. Namun pada kesempatan sore hari ini (12/1) beliau mengendarai sepeda menuju area Plaza Tenggara Gelora Bung Karno. Kedatangan beliau disambut riuh oleh para pendukung yang hadir.

ORASI JOKOWI..
Memulai sambutannya ditengah para pendukung dan simpatisan, Pak Jokowi menceritakan tentang awal karirnya didunia pemerintahan. Yang saat itu rivalnya adalah incumbent, Ketua Kadin, dan pengusaha-pengusaha besar dan ternama. Namun beliau mendapatkan kesempatan untuk menjalankan mandat rakyat saat itu di Solo. Walaupun kemenangan yang beliau raih saat itu sangatlah tipis.

Sebagai seorang yang berkecimpung dalam dunia bisnis yang kemudian masuk ke dunia pemerintahan, waktu benar-benar digunakan untuk belajar dan terus belajar. Karena menurut beliau,” berbeda mengelola sebuah bisnis dengan mengelola institusi”.

Pembangunan infrastruktur-infrastruktur yang sudah dikerjakan bersama kabinetnya bukan hanya pelabuhan-pelabuhan besar tetapi juga pelabuhan-pelabuhan sedang dan kecil yang ada di Jawa dan luar Pulau Jawa. Kemudian airport-airport juga dibangun. Hal ini sebagi syarat dan pondasi Negara Indonesia bisa berkompetisi dengan Negara-negara lainnya.

Yang dinamakan infrastruktur itu termasuk infrastruktur yang ada didesa. Seperti yang kita tau bahwa Negara menyiapkan dana untuk desa. Fungsi salah satunya adalah untuk membangun jalan-jalan didesa, membangun jembatan-jembatan yang dibutuhkan desa. Dan itu jadi barang yang sangat berarti.

“Seingat saya ada 108.000 km jln didesa yang telah dikerjakan. Ada 6900 pasar kecil2 yang telah dibangun didesa. Dan juga pembangunan yang lain yang ada di desa.  Saya tidak ingat satu persatu.” Beliau menjelaskan.

Kemudian ada berbagai jenis bantuan2 sosial yang telah di berikan kepada masyarakat, ini juga banyak yang tidak tau. Salah satunya adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP). Kartu Indonesia Pintar (KIP) ini kita berikan kepada siswa2 dari keluarga tidak mampu. Itu juga sudah 19.000.000 kartu untuk anak2 yang kurang mampu agar bisa mereka bersekolah. Selain itu ada Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang telah kita berikan kepada 96.000.000  masyarakat yang tidak membayar, memang ada yang bayar dan ada yang tidak bayar. Namun yang 96.000.000 itu adalah masyarakat yang tidak membayar. Sehingga mereka bisa pergi ke puskesmas, rumah sakit, untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Kemudian yang berkaitan dengan Program Keluarga Harapan (PKH), di berikan tahun ini kepada 10 juta KK (kepala keluarga) yang ada diseluruh Indonesia, untuk apa? Baik untuk memulai usaha2 super mikro yang ada di kampung maupun didesa maupun juga untuk kepentingan pendidikan dan kesehatan keluarga mereka. Satu orang ada yang mendapatkan 3,7 juta, ada yang mendapat 3,6 juta,  ada yang mendapatkam 1,8 juta tergantung keadaan keluarga itu masing2. Inilah bantuan2 sosial yang telah kita berikan kepada mereka, ini juga banyak yang tidak tau.

“Tapi saya tau bahwa negara sebesar Indonesia ini tantangannya juga besar. Tantangannya juga banyak. Tapi kita tidak boleh lemah, kita tidak boleh takut terhadap tantangan-tantangan dan rintangan-rintangan.

 KITA HARUS OPTIMIS..KITA HARUS OPTIMIS…KITA HARUS OPTIMIS!!! JANGAN ADA YANG BILANG INDONESIA BUBAR….GAK ADA!!JANGAN SAMPAI ADA YANG BILANG INDONESIA PUNAH…TIDAK ADA !! TIDAK ADA…TIDAK ADA…SAYA KATAKAN TIDAK ADA !!! KITA HARUS OPTIMIS…KITA OPTIMIS…KITA HARUS OPTIMIS…!!!

Orasi Pak Jokowi sekaligus menutup acara Deklarasi Dukungan Jokowi-Amin dari alumni Universitas Indonesia dan Universitas-universitas lainnya. Dengan mengucap rasa syukur kepada Alloh SWT dan ucapan terimakasih kepada para pendukung capres-cawapres nomor urut 1 yang hadir, panitya menyatakan acara selesai."(*) 

Reporter : Ayu m
Editor : Luk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.