IKLAN ATAS

Temuan Kayu Berkelas, Yang Diduga Hasil Jarahan Hutan Lindung

Add caption
Redaksibekasi.com- Lingga: Lagi-lagi temuan Ilegal Longging dengan tumpukan Papan jenis Kayu Resak, di Sungai Ulu Gelam Desa Tinjul oleh warga, kuat dugaan hasil dari pembabatan hutan lindung, yang disenyalir sebagai bahan baku pembuatan kapal kayu bermuatan ratusan ton. Kecamatan Singkat Barat Kabupaten Lingga (Kepri).

Informasi yang disampaikan warga adanya dugaan Ilegal Logging, lokasi Ulu Sungai Gelam, di wilayah RT.02/RW.01 Dusun I Desa Tinjul, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga.

Menindak lanjuti informasi yang didapat, dua oknum awak media online yakni RedaksiBekasi.com dan lidiknews.co.id langsung melakukan Investigasi ke-TKP (tempat kejadian perkara) dengan menggunakan kendaraan roda dua (Honda) dengan jarak tempuh lebih kurang satu jam perjalanan, dan sampai ke-TKP Senin (14/01) sekitar pukul 12.30 Wib siang, dan benar ditemukan barang bukti (BB) berupa papan panjang berukuran kisaran 18 meter jenis Kayu Resak puluhan keping diperkirakan lebih kurang empat ton.

Hingga berita ini diunggah dan mengutip beberapa percakapan yang disampaikan nara sumber, kuat dugaan pemilik barang papan panjang berukuran kisaran 18 meter berjenis Kayu Resak, milik salah seorang oknum dengan tujuan salah satu Galangan Kapal yang ada di Desa Bakong Wilayah Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri).

Menurut pengakuan salah seorang pekerja berinisal “DH” yang dijumpai awak media ini di tempat barang bukti (BB) mengatakan, “ini milik salah seorang oknum, ucapnya.

Sampai berita ini di unggah awak media ini belum bisa konfirmasi kepada pihak terkait dengan ditemukannya beberapa ton kayu jenis Kayu Resak ini."(*)

Reporter : Suarman 
Editor : Luk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.