IKLAN ATAS

Diduga Milik Bupati, Misteri Mobil Hummer 'BP 4 AW' Parkir Di Mapolda Kepri Dan Police Line

mobil mewah jenis Hummer terparkir di Mapolda Kepulauan Riau (Kepri)
Redaksibekasi.com- Batam: Sebuah teka-teki yang belum terpecahkan terkait adanya satu unit mobil mewah jenis Hummer terparkir di Mapolda Kepulauan Riau (Kepri). Mobil mahal tersebut berada di dekat helipad Mapolda Kepri dengan dibungkus sarung cover mobil dan juga dililitkan police line.

Dari informasi yang dihimpun berbagai sumber di lapangan, Diduga Mobil tersebut merupakan milik Bupati Lingga, Alias Wello. Mobil tersebut diketahui berkapasitas mesin 3.656 cc dan merupakan mobil pabrikan tahun 2011. Sudah sejak beberapa waktu terakhir ini mobil tersebut terparkir di Mapolda Kepri.

Sementara itu ada sumber lainnya, Mobil Hummer dengan nomor polisi BP 4 AW itu merupakan pemberian dari pengusaha sukses di Tanjungpinang. Pemberian kendaraan super jeep keluaran Amerika dengan selinder 3656 cc kepada AW, sebagai ucapan terima kasih atas perizinan yang diurus di Kalimantan Timur.

“AW berhasil menguris izin, hadiahnya Humer yang diamankan di Polda Kepri itu,” kata sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, Kamis  (24/1) lalu, dilansir dari rekan media.

Perusahaan yang mendapati izin adalah PT FMA. Dalam hal ini, Bupati Lingga, Alias Wello masuk dalam perusahaan sebagai komisaris.

Mobil Hummer hitam milik AW ini diamankan di Mapolda Kepri sejak awal bulan Januari 2019 lalu. Pabrikan SUV 2011 itu dibungkus rapi yang dihiasi dengan tali police line berwarna kuning.

Mobil tersebut diamankan sebagai barang bukti dalam kasus yang ditangani Mabes Polri.

Sementara itu, Bupati Lingga Alias Wello yang dijumpai di acara Partai Nasdem di Batam, Jumat (25/1/2019), enggan berkomentar banyak(Info Sumber ),25Januari 2019. Informasi di kalangan penyidik menyebutkan jika mobil pabrikan amerika tersebut pemberian seorang pengusaha asal Tanjungpinang kepada Alias Wello.

“Tanyakan aja langsung ke Polda Kepri kenapa mobil itu ada disana,” singkat Awe sambil berlalu menuju sebuah ruangan di Western Panbil Primer."(*)

Reporter : Suarman
Editor : Luk

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.