IKLAN ATAS

PT RIUNG MITRA LESTARI, Diduga Serobot Lahan Milik PJT ll

Bangunan Permanen yang berjenis pagar beton
Redaksibekasi.com- Sukawangi: PJT II Jatiluhur seksi wilayah Kantor Sukatani mengklaim, lahan di pinggiran bantaran sungai banyak diserobot oknum Para Perusahaan. Bahkan, lahan milik pemerintah tersebut tak sedikit yang diserobot oleh perusahaan. Akibatnya, pemerintah kehilangan aset negara itu.

Salah satunya perusahaan PT RIUNG MITRA LESTARI, yang berdiri di wilayah Desa Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Perusahaan tersebut di Duga Srobot lahan Milik PJT ll, seluas kurang lebih 800 M2.

Ironisnya, PT RIUNG MITRA LESTARI sudah membangun di atas tanah milik PJT ll dengan Menggunakan Pagar beton dengan Ketinggian 3 meter, walaupun Pihak PJT ll seksi Sukatani sudah mengeluarkan Edaran Bahwa lahan Milik PJT ll dengan jarak 4 Meter dari tanggul saluran air tidak bisa di pergunakan dan tidak bisa di keluarkan Ijin untuk Bangunan apapun, tapi Pihak PT RIUNG MITRA LESTARI tetap membangun Lahan Milik PJT ll tersebut.

"pelanggaran PT RIUNG MITRA LESTARI yaitu Memuat bangunan di pinggir tanggul saluran air, Dengan Jarak 4 Meter dan bangunan tersebut tidak mendapatkan ijin dari Pihak PJT ll," ujar pegawai PJT ll seksi Sukatani, Erwin, Kamis (07/02). 

Ditambahkanya, bangunan tersebut sangat mengganggu area persawahan warga setempat dikarenakan bangunan tersebut menutup saluran air untuk mengairi area persawahan warga Desa Sukaringin. Saya sudah berkordinasi Dengan Pihak kepala desa Sukaringin, saya akan menegur kembali," katanya.

kasus penyerobotan lahan ini, sebenarnya sudah lama terjadi. Akan tetapi, Pihak PJT ll tidak kunjung respon untuk mengatasi permasalahan ini. Karenanya, langkah awal PJT seharusnya melakukan investigasi lokasi data terlebih dahulu. Mana yang Bisa Di pergunakan dan mana yang tidak bisa di pergunakan membangun di atas tanah milik PJT ll karena Lahan PJT ll yang di pergunakan oleh Pihak PT Riung mitra lestari saat ini di duga mencapai luas 8000 M2.

Hingga akhirnya menginventarisasi data lahan yang dikuasai oknum Perusahhan  ini, tidaklah mudah. Pasalnya, petugasnya banyak mendapat halangan. Terutama, lokasi tersebut sudah di bangun, Dengan Bangunan Permanen yang berjenis pagar beton,

Meski demikian, Royadi, Selaku Kepala Desa Sukaringin, pihaknya akan terus berupaya supaya aset negara itu bisa kembali lagi. Apapun caranya walaupun bukan wewenang saya.Termasuk, menempuh jalur musyawarah antara pihak Desa dan pihak PJT ll. Dengan kata lain, bila ada pihak yang telah terbukti melakukan tindak pidana, termasuk oknum Perusahaan maupun pejabat di PJT, maka tak menutup kemungkinan akan dibawa ke ranah yang benar.

Lanjut Lurah Royadi mengaku, dari sejumlah wilayah yang menjadi cakupan PJT II Jatiluhur, kasus penyerobotan tanah PJT ll jangan sampai berdampak Citra Desa Sukaringin jelek. Saya terus berjuang, Dikarenakan bangunan yang berada di wilayah Desa Sukaringin, yang berdiri di atas tanah PJT ll itu yang tidak memiliki ijin membangun, itu sangat merugikan warga setempat, karna saluran air menjadi terhalang, bahkat sudah tidak berpungsi karena adanya bangunan pagar beton tersebut, yang mentog dengan tanggul," tuturnya, Kades Sukaringin, Royadi,

Menurut, Lembaga swadaya Masyarakat Rakyat Indonesia Berdaya (LSM-RIB), Iwan selaku anggota LSM-RIB, Menyimpulkan bahwa lahan milik pemerintah yang di bantaran sungai itu, radiusnya antara 15-20 meter dari bibir sungai. Tergantung dari lokasinya. Kalau sempadan, maka akan lebih luas lagi. 

Seharusnya, di atas lahan tersebut memang dilarang untuk didirikan bangunan. Karena itu, untuk jalan air. Tetapi, banyak masyarakat yang tidak mengerti. Makanya, saat ini, sering terjadi air sungai meluap atau tersendat dan membanjiri pemukiman. Akibat, jalan airnya tergerus oleh bangunan. Apalagi pihak Perusahhan yang beranggapan Semuanya bisa di beli dengan uang "Kami juga akan menggandeng semua intansi pemerintahan setempat, supaya aset negara itu bisa kembali lagi sesuai peruntukannya," ujarnya. Iwan anggota LSM-RIB DPC Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, Pihak PT RIUNG MITRA LESTARI, Belum dapat di Konfirmasi, Dikarenakan lokasi yang sudah di bangun tak ada seorangpun dari pihak PT RIUNG MITRA LESTARI yang berada dilapangan."(*)

Reporter : Ata
Editor : Luk

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.