IKLAN ATAS

Sopyan Nasim Selaku Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan ( PPHP) Tidak Tegas


Kab.bekasi.RB 
Uji ketebalan rabat beton ( coredrill) hanya hiasan saja tidak ada ketegasan.
Proyek pembangunan jalan lingkungan (Jaling_red), yang berlokasi di gang Masjid albarkah  Kp. Pulogelatik Rt 011/005 Desa Setialaksana, Kecamatan Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi.

Pasalnya,pembangunan jalan tersebut yang di biayai anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) kabupaten bekasi tahun 2017 baru selesai dikerjakan sudah rusak. Kerusakan yang begitu cepat membuat warga sekitar berspekulasi bahwa pembangunan tersebut dilakukan asal-asalan. Banyak yang sudah pada retak dan ketebalan pun tidak sesuai.di duga hanya ada 8cm.yang seharusnya 15cm.ketebalan coran tersebut."

"bagai mana mengetahui kalau fisik pekerjaan seratus persen kalau hasil coredrill nya tidak di ukur. Tapi langsung di lempar ke bak mobil Coredrill.di titik untuk coredrill pun sudah di beri tanda X dari kontraktor tersebut. dari pengawas konsultan tidak ada di lokasi saat coredrill.
dan itu sudah jelas ada indikasi permainan antara pihak DPRKPP dan  rekanan kontraktor"

Seharusnya tim coredrill dari dinas pekerjaan umum dan penataan ruang(PUPR) yang bekerja sama dengan dinas perumahan rakyat kawasan permukiman dan pertanahan, bertindak tegas dan jujur apa pun hasilnya terkait uji ketebalan rabat beton jalan lingkungan tersebut.

uji ketebalan rabat beton ( coredrill) yang di lakukan pihak dinas perumahan rakyat kawasan permukiman dan pertanahan ( DPRKPP ).Ironisnya, saat coredrill pihak DPRKPP hanya diam tanpa adanya pengukuran terkait hasil coredrill.
Sopyan nasim selaku pejabat penerima hasil pekerjaan ( PPHP)  dari dinas perumahan rakyat kawasan permukiman dan pertanahan dan kobul selaku ketua tim coredril saat di konfirmasi terkait hasil ketebalan rabat beton hanya diam di duga setali tiga uang dengan rekanan kontraktor."

Sementara itu, koordinator Jawa Barat  Lembaga Koordinasi Pemberantasan Korupsi dan Penyelamat Aset Negara Republik Indonesia (LKPK PANRI) ahmad dumyati mengatakan , seharusnya pejabat penerima hasil pekerjaan mengukur hasil uji ketebalan jangan hanya diam.
"bagai mana mengetahui kalau fisik pekerjaan seratus persen kalau hasil coredrill nya tidak di ukur dan itu sudah jelas ada indikasi permainan antara pihak DPRKPP dan  rekanan kontraktor".ujar ahmad dumyati, kepada redaksibekasi.com melalui sambungan telepon selulernya,"

Seharusnya tim coredrill dari dinas pekerjaan umum dan penataan ruang(PUPR) yang bekerja sama dengan dinas perumahan rakyat kawasan permukiman dan pertanahan, bertindak tegas dan jujur apa pun hasilnya terkait uji ketebalan rabat beton jalan lingkungan. Pungkasnya."(Red) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.