IKLAN ATAS

AWAS PIL GILA' BANYAK BEREDAR DI WILAYAH KAB.BEKASI


Redaksibekasi.com- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi didesak untuk segera melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap sejumlah toko dan apotek tak berizin di wilayah Cibitung dan Cikarang Barat yang diduga menjual obat-obatan terlarang  tanpa resep dokter kepada para anak baru gede (ABG) dan remaja.

Desakan itu datang dari salah satu tokoh pemuda Desa Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat yang juga Ketua LSM Forum Komunikasi Putra Bekasi (FKPB), Mansyur Marzuki.

“Kami sangat prihatin melihat kondisi tersebut, obat-obatan yang diduga sejenis dengan obat penenang dan gangguan jiwa (Pil Gila) beredar bebas di wilayah itu. Bahkan, diduga dijual bebasa tanpa resep dokter,” terang Mansyur yang ditemui di bilangan Cibitung, Minggu (17/9)."

Menurut Mansyur, obat yang dijual dan dikonsumsi para remaja dan ABG tersebut sangat berbahaya lantaran diduga mengandung penenang dan gangguan jiwa. Dan penjualnya diduga tidak memiliki izin farmasi dari instansi terkait.
Itu kan obat keras yang akan membahayakan masyarakat apabila dikonsumsi,” jelasnya seraya menyebut bahwa obat-obat berbahaya itu bernama Tramadol, Excimer dan sebagainya.

Bahkan, kata Mansyur, yang lebih memprihatinkan bahwa ada beberapa ABG, warga Kelurahan Telaga Asih, Kecamatan Cikarang Barat dan Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung yang mengalami over dosis (OD) akibat mengkonsumsi obat-obatan tersebut.

“Saya pernah mendengar, ada ABG yang mengalami OD akibat minum obat-obatan tersebut, bahkan ada juga yang meninggal dunia,”  bebernya seraya meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dan jajarannya segera melakukan razia di sejumlah tempat yang disinyalir menjual obat-obatan tersebut.

Dia juga berharap agar para orangtua lebih memperhatikan kondisi anak-anaknya agar tidak terjerumus mengkonsumsi obat yang membahayakan bagi kesehatan ana-anaknya.
Ya orangtua harus lebih waspada terhadap pergaulan anak-anaknya, jangan sampai mengkonsumsi obat-obataan tersebut,” imbuhnya.

Perlu diketahui, pil Excimer adalah pil yang sebenarnya berfungsi untuk mengurangi gejala gangguan jiwa. Sedangkan Tramadol adalah salah satu obat pereda rasa sakit kuat yang digunakan untuk menangani nyeri sedang hingga berat (misalnya nyeri setelah operasi)."

Tramadol bekerja dengan cara mempengaruhi reaksi kimia di dalam otak dan sistem saraf yang pada akhirnya mengurangi sensasi rasa sakit.jelasnya."(Red) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.