IKLAN ATAS

Bangunan PAUD Fajar Mandiri Berada Di Kp.Gaga Rt.004/03 Desa Pantai Mekar Hampir Roboh

Kondisi bangunan PAUD Fajar Mandiri berada di Kp. Gaga Rt.004/03
Desa Pantai Mekar, Kecamatam Muara Gembong, Kabupaten Bekasi
MUARAGEMBONG.RB 
Lagi-lagi kondisi pembangunan yang ada di wilayah Kecamatan Muaragembong sangat memperihatinkan.Di duga kinerja Kades dan Camat tidak peduli rakyat yang membutuhkan.banyaknya kondisi bangunan rumah warga dan pendidikan yang sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah. Namun sangat di sayangkan dari pemerintahan Kades dan Camat tidak respon terhadap keluhan masyarakat sekitar. Yang seharusnya sudah tugas pemerintah kususnya kabupaten Bekasi."

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fajar Mandiri berada di Kp. Gaga Rt.004/03
Desa Pantai Mekar, Kecamatam Muara Gembong, Kabupaten Bekasi.
Diduga pemerintah setempat tidak memperhatikan pendidikan yang ada, Pasalnya kondisi bangunan sangat tidak layak untuk kegiatan Belajar dan Mengajar."

Lely Damanik Spd, pengelola PAUD tersebut menjelaskan bahwa bangunan sangat menghawartirkan bagi anak-anak untuk belajar.
"Saya takut bangunan nya roboh bang, apalagi kalau musim hujan, khawatir atapnya ambruk aja bang. Bisa mengancam keselamatan anak-anak kita (Pelajar_red)",keluhnya."

Lanjutnya, Bangunan utama yang seharusnya di pakai untuk belajar tidak digunakan karena bangunan tersebut hampir rubuh dan bangunan tersebut berdiri sekitar pada tahun 2010 oleh Program PNPM.
"Itu bangunan ruang utama ora(tidak_red) dipake,yang dipakai buat proses belajar ruang kantor staff bang. Sekolah ini dibangun sekitar 2010 prgram pnpm mandiri,

karena dibangun tidak sesuai spek akhirnya seperti ini dan pernah direhab 2016 awal oleh pengelola Paut atapnya saja. Karena keterbatasan dana, akhirnya sampai sekarang belum bisa diperbaiki lagi karena tidak ada dana untuk rehab",jelasnya

Hal senada disampaikan Halim Suhardi (ketua komite sekolah) menjelaskan sampai saat ini belum dapat bantuan meski ada komite yang mempunyai badan hukum nya dan pernah mengajukan bantuan tetapi tidak direspon pemerintah.

jumlah guru PAUD tersebut ada 4 orang dan memiliki siswa/i 21 anak pelajar. Berharap pemerintah kususnya kabupaten Bekasi.memperhatikan pendidikan untuk usia dini terutama untuk tempat belajar dan mengajar agar dapat di perhatiin Pembangunannya."(Red) 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.