IKLAN ATAS

isra miraj 2019

Baznas Bantu Korban Puting Beliung Di Buni Baru.Warga Tagih Janji Camat Babelan


Babelan.RB 
Pak Helmi (40) dan 5 orang keluarganya termasuk bayi kecil 3 bulan yang selamat dari musibah angin puting beliung pada ( Rabu 30/8 - lalu)  terpaksa harus tidur di hamparan beralaskan tikar lampit beratap langit dari terpal lusuh, karena belum mampu untuk membangun rumah.impian layak huni, akibat terdampak puting beliung yang rata dengan tanah.
" Saya berharap adanya kepedulian pemerintah kabupaten Bekasi  yang di pimpin dr Hj.Neneng Hasanah Yasin dan instansi terkait lainnya  yang menangani korban bencana alam, " kata pa Helmi bersama istri dan anaknya di tenda sementara.Jumat (8/9).

Sampai saat ini Pa Camat Babelan belum ada kunjungan, bantuan dan arahan, saya hanya berharap ada kepedulian dari pemerintah untuk meringankan beban hidup keluarga saya.
Alhamdulillah, keluarga saya sampai saat ini  masih dalam keadaan sehat, serta berterima kasih atas  kepedulian dari pimpinan Baznas kabupaten bekasi yang terketuk langkahnya dapat hadir di gubuk saya (6/9) , diantar langsung oleh Bimaspol Buni bakti, di bantu Ketua RT yang akan memberikan bantuan pembangunan istana saya," terangnya.

Sementara itu Pa Yakul ketua RT 016, membenarkan belum adanya kehadiran Pa Camat Babelan di lokasi bencana, baru ibu sekcam dan pa pj kades buni bakti.Dan diakuinya  adanya tim Dari baznas yang telah hadir dan memberikan bantuan pembangunan Rumah untuk Keluarga Pa Helmi.
" Yah benar saat ini keluarga pa Helmi mendapatkan bantuan pembangunan Rumah dari Bazarnas, tetapi  diberikan dalam bentuk barang bangunan," tutur.
Kondisi rumah tidak layak huni seperti rumah Pa Helmi, sebetulnya​ telah di catat dalam program Rumah Tidak layak huni (Rutilahu) sejak 2 (dua) tahun lalu, akan tetapi selalu saja  tidak ada realisasinya katanya tidak kebagian jatah padahal sudah di survei.
"Sebelum kejadian puting beliung Rumah keluarga Pa Helmi sudah tercatat sebagai penerima manfaat bantuan Rutilahu serta  ada 5 (lima) buah rumah warga lainnya yang terdata kondisinya amat sangat prihatin," kata pa Yakul.

Sambungnya, lokasi kampung buni baru memang minim perhatian pemerintah, mungkin Pa camat atau yang lainnya enggan datang,  karena akses jalannya yang terlalu jauh."

"Pa camat belum nengokin pisan pa, baru ge pa lurah ranan sama ibu sekcam udah kesini duluan , Sekarang belum pada ada kabarnya lagi, karena bukan hanya rumah Pa helmi saja yang rawan bencana masih ada 5( lima)rumah lagi yang perlu mendapat  perhatian serius dari pemerintah ," terangnya.

Terakhir, kata Pa Yakul, ucapan terima kasih kepada Baznas melalui Pa H.Hamim yang telah membantu untuk pembangunan rumah Pa Helmi, semoga keluarga pa helmi mendapatkan rumah layak huni."(Luk/Cep) 
Diberdayakan oleh Blogger.