IKLAN ATAS

isra miraj 2019

DEWAN DPRD KOMISI III & CAMAT BABELAN GERAM DI LECEHKAN PIHAK PENGEMBANG CLUSTER VICTORIA


Babelan.RB 
Sejumlah anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bekasi bersama Kepala Desa serta Camat sidak lokasi pembangunan cluster Victoria yang berada di kampung pulo, Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.lantaran mendapat aduan dari masyarakat terkait dugaan belum adanya izin lingkungan baik rekomendasi maupun izin mendirikan bangunan, Jumat (15/9).

Sementara, H Surya Wijaya MM, selaku camat Babelan mengaku bahwa belum pernah ada surat masuk untuk rekomendasi pembangunan cluster Victoria, makanya kami bersama dewan sidak kelokasi pembangunan cluster victoria ini."

"Mendengar laporan dari masyarakat, langsung kami menyurati pihak pengembang tersebut, tetapi sampai saat ini tidak ada surat balasan, dan kami sebagai pemerintahan merasa di lecehkan oleh pihak pengembang, "ujarnya.

Kami hanya minta tunjukan izinnya, kalau tidak bisa menunjukan izin, kami akan tutup aktifitas pembangunan ini.
"Ya kalau perumahan tersebut tidak berizin, akan kita tutup sampai ada izinnya, "jelasnya seraya mengatakan dirinya belum pernah buatkan rekomendasi pembangunan cluster victoria.

Ditempat yang sama, Suriyat anggota DPRD komisi III dari fraksi PDI Perjuangan kepada media mengaku sangat kecewa bahwa komisi III sudah menyurati pihak pengembang pada Rabu (13/9) kemarin, tapi hingga saat ini belum di respon.
"Ini sama saja telah melecehkan institusi Negara, kita tidak pernah menghalang-halangi pembangunan, asalkan prosedur terkait pembangunan di tempuh, hanya itu saja, kalau memang benar pembangunan cluster victoria ini tak berizin, silahkan saja kalau ada masyarakat sekitar yang mau menutup pembangunan ini, "terangnya.

Dia menambahkan, tadi kita sudah liat sama-sama bahwa pihak owner telah mengantongi izin UKL UPL sementara izin dari masyarakat belum di kantongi.
"Ini adalah bukti keteledoran pemerintah, mana mungkin UKL UPL terbit kalau tidak ada rekomendasi dari bawah (kepala desa dan camat), ini adalah preseden buruk perizinan kita, "ungkapnya.

Sementara, Agus pihak owner ketika ditanya menolak di mintai komentarnya seputar izin pembangunan cluster Victoria.
Waduh mas kepala saya pusing, nanti aja ya kalau mau nanya, "cetusnya yang segera meninggalkan awak media."(Cecep) 
Diberdayakan oleh Blogger.