IKLAN ATAS

isra miraj 2019

DINAS PUPR DI DUGA LAKUKAN PEMBIARAN KEPADA KONTRAKTOR


Redaksibekasi.com- Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi telah mengalokasikan Dana ABT - TA 2107 untuk perbaikan Insfrastruktur di wilayah Kabupaten Bekasi melalui Dinas PUPR kabupaten Bekasi."

Dalam pantauan awak media bahwa kegiatan Pembangunan Turap di wilayah Kampung Kelapa Rt.02/Rw.23 Desa Segara Jaya,Kecamatan Tarumajaya kabupaten Bekasi.dapat diduga sudah menyalahi Spek yang ada,karena kegiatan tersebut tidak memasang papan proyek.dan juga Pengawasan Dinas dan Konsultan di lapangan tidak ada, hal ini bahwa Dinas PUPR sengaja melakukan pembiaran dan kecurangan yang di lakukan pihak pemborong terkait pemasanagan proyek Turap tersebut.

Saat di komfirmasi warga setempat yang nggan di sebutkan namanya mengatakan,bahwa pemasangan Turap yang berada di lokasi Kampung Kelapa Rt.02/Rw.023 di kerjakan pihak pemborong di Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajaya.di duga sudah menyalahi aturan, karena masih banyak pohon -pohon yang berdiri di sepanjang jalur pemasangan Turap tersebut tidak di tebang.dan juga mengenai pemasangan batu kali masi banyak yang tidak sesuai. Tuturnya warga."

Lanjut warga dengan adanya proyek pemasangan Turap tersebut,"kami sebagai warga sangat kecewa,karena tanaman yang kami tanam bertahun-tahun di sepanjang kali tidak ada penggantian dari pihak pemborong,kami sangat kecewa dengan adanya pembuatan Turap tersebut."ujar warga.

Soni Lsm  Duta corruption wacts (DCW) mengatakan. Bagaimana pekerjaan akan menghasilkan yang maksimal, kalau pekerjaan di kerjakan seperti ini, dengan cara pekerjaannya tidak sesuai yang sudah dari awal sebelum pekerjaan di mulai rekanan pemborong harus mengikuti aturan yang sudah di bakukan di RAB,kalau itu di langgar berarti rekanan pemborong sudah melanggar aturan yang sudah di sepakatinya dan harus di beri sangsi,pekerjaan yang tidak sesuai harus di bongkar dan di perbaiki jangan di biarkan, karena pekerjaan turab yang di kerjakan oleh rekanan pemborong banyak sekalih kesalahan kesalahannya, dari segi matrial pemborong memakai batu bronjong, cara awal pekerjaan pondasi di duga tidak maksimal, cara pemasang batu tidak rapih terlihat sangat kurang bagus untuk di liatnya.tegasnya Soni."

dapat diduga pihak Dinas PUPR dan Konsultan melakukan Pembiaran agar mendapatkan Upeti dari pihak pemborong.*(Rendy Enan) 
Diberdayakan oleh Blogger.