IKLAN ATAS

isra miraj 2019

MASYARAKAT PERTANYAKAN KEBERADAAN (DKTM) DUSUN CUKAS DESA TANJUNG IRAT

Serah terima dana DKTM Desa Tanjung Irat 
Lingga.RB 
Masyarakat Dusun cukas Desa Tanjung Irat Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga.mempertanyakan keberadaan Dana Kepedulian Terhadap Masyarakat (DKTM) untuk penggunaan pembayaran meteran KWH untuk masyarakat yang belum dapat. penerangan yang selama ini di idam- idamkan dan selama ini belum terealisasi."11/9/17

Jasmin, Ketua (DKTM) sekaligus bendahara Desa melalui telepon  senin (11/9/17) kemarin,  mengatakan kepada awak media " Kalau pak Kades membekab,dan dalam minggu ini tidak menyala listrik Dusun cukas Desa Tanjung Irat, itu akan menjadi masalah besar" ungkapnya.

"Dana yang dari PT akuang senilai lima ratus empat puluh juta rupiah (540.000.000).yang sudah saya kasih kepada Dusun Setawar senilai seratus enam puluh dua juta rupiah (162.000.000).untuk Dusun Cukas senilai seratus lima puluh tujuh juta rupiah (157.000.000) dan berdasarkan kesepakatan dana operasional di tetapkan sebanyak 15%. karena pengurusannya ke propinsi" katanya.

Dana yang sudah di keluarkan tiga ratus juta lebih.dan sekarang saya sumbangkan apa yang saya punya sekarang ini, barang yang saya sumbangkan sekarang ini, menurut saya sudah impas"papar kepada pewarta."

Dalam pertemuan tim (DKTM) bersama pihak CV PUTRA MITRA yang mendapatkan kontrak kerja kepada Desa Tanjung Irat, yang membahas mengenai pmbayaran meteran Kwh PLN yang di anggap tidak jelas keberadaan, hal ini di katakan oleh, Pin, sekretaris DKTM Desa Tanjung Irat pada saat berada di warung kopi di lokasi pasar Dabo.

Dikatakannya, dirinya sudah berusaha menghubungi melalui telepon seluler, kepada Jasmin ketua Tim DKTM, bermaksud untuk berkonsultasi mencari solusi atas desakan masyarakat yang mempertanyakan Dana DKTM yang di peruntukan sbagai pembayaran Meteran KWH sbanyak 153 unit yang belum terpasang sampai saat ini ke rumah masyarakat.

"Kami sudah kerumah pak kades,menurut informasi yang kami dapat, Jasmin  ketua DKTM sekaligus bendahara Desa sudah menyerahkan surat rumah ke pak kades,waktu penyerah surat rumah jasmin ke kades di saksikan oleh yanto, surat rumah tersebut kami kurang jelas untuk apa, apakah untuk jaminan dana(DKTM) yang terpakai atau untuk keperluan lain kami tidak mengetahui" kata Sekretaris DKTM.

Menurut sekretaris (DKTM) Pin, mengatakan; " permasalahan ini semua sudah di tangani oleh pak Kades (kahar) melalui Yanto yang mengatakan Ketua (DKTM)sudah menyerahkan surat rumah tersebut kepada pak Kades sebagai jaminan untuk menyelesaikan pembayaran meter kwh PLN untuk dusun cukas Desa Tanjung Irat.

Sementara itu perwakilan pihak Cv PUTRA MITRA juga mengatakan " kami sudah tiga kali menjumpai pak Kades (kahar) persoalan pekerjaan kami di lapangan dari pihak Cv PUTRA MITRA sudah selesai, tinggal menunggu dana saja untuk memasang meteran kwh yang instalasinya sudah kelir.

pihak cv juga mengatakan" pak Kades bilang kepada nya"saya sedang mengadakan turnamen,kalau tidak karena kegiatan turnamen saat ini juga saya bayar,sementara itu desakan masyarakat kepada pihak cv minta di percepat sehingga kami pihak cv ketakutan mau datang ke dusun cukas Desa Tanjung Irat

Sementara itu pihak CV PUTRA MITRA juga mengatakan; di Dusun setawar yang juga termasuk Desa Tanjung Irat permasalahan pembayaran meter kwh nya sudah 100% kelir, padahal dari sumber dana yang sama(DKTM) di kemanakan dana tersebut dan pembayaran baru di serahkan kepada kami senilai seratus lima puluh juta rupiah (150.000.000) kami akan menuntut apa bila ini tidak di selesaikan secepatnya kepada kami pihak Cv PUTRA MITRA tegas nya.

Kahar, kades Tanjung irat saat di konfirmasi melalui telepon seluler selasa 12/09/17 mengatakan; saya pagi ini mau ke daek dia membenarkan apa yang di ributkan masyarakat tentang meteran kwh PLN  karena itu masalah jasmin, tidak ada gunanya ribut ribut di kampung jadi saya menjaminkan insah allah kelir secara bertahap, nanti di PLN ada aturan nya tapi ini berjalan dan di Dusun cukas ini kendalanya di meteran kwh PLN belum ada bukan di keuangan.ungkapnya."(Suarman) 

Diberdayakan oleh Blogger.