IKLAN ATAS

isra miraj 2019

Pemkab Lingga kirim 26 Anak Usia Produktif Ke BBPLK Bekasi Dan Bandung

Kasi pelatihan pengembangan dan penempatan tenaga kerja Dinas tenaga kerja kopersi usaha kecil dan menengah dan perindustrian kaupaten Lingga Wahyudi Eka Putra
Redaksibekasi.com- Pemerintah Kabupaten Lingga,melalui Dinas tenaga kerja kopersi usaha kecil dan menengah dan perindustrian pada tanggal (1/10/2017 ) ini mulai memberangkatkan 10 orang anak usia produktif.ke BBPLK, Bandung untuk mengikuti pelatihan Otomotif dan setelah dua minggu pada bulan yang sama juga mengirimkan 16 anak-anak ke-Bekasi mengikuti pelatihan IT."
Kasi pelatihan pengembangan dan penempatan tenaga kerja Dinas tenaga kerja kopersi usaha kecil dan menengah dan perindustrian kaupaten Lingga Wahyudi Eka Putra, Rabu ( 27/9/2017) mengatakan,"10 orang tersebut merupakan dari 35 anak usia produktif yang ikut tes otomotif dan lulus tes Interview,Sementara yang ikut tes bidang IT sebanyak 22 orang anak, yang dinyatakan lulus interview dan tes  mengoperasikan komputer hanya 16 orang.ujarnya.

Masi kata Wahyudi.kesemua yang lulus ini akan diberangkatkan secara bertahap,untuk pelatihan otomotif diberangkatkan lebih awal,tanggal 1Oktober ini,sementara 16 anak yang lulus IT diberanggkatkan pada minggu kedua di bulan yang sama,Pada bulan oktober ini mereka sudah harus di asramakan dan sudah belajar, selama 1 bulan 7 hari  dengan dua jurusan yakni Sporing Balanching dan Body Revair selama satu bulan.
Sementara untuk bidang IT sendiri hanya satu jurusan yakni bidang kejuruan databese programmer ( Analyst)
Dikatakannya adapun biaya yang ditanggung untuk peserta diantaranya yakni,asrama,makan minum,dan transportasi pulan-pergi,dari Dabosingkep ke Bandung dan Bekasi.jelasnya.

Selanjutnya Wahyudi berharap,jika nanti setelah mendapatkan pendidikan dan berhasil,serta mendapatkan Sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Berstandard Nasional mereka dapat menjadikan sebagai bekal modal kerja tenaga siap pakai sehingga dapat berdaya saing dengan tenaga kerja dari luar daerah.

Wahyudi juga berharap kepada penyedia pelatihan  untuk tidak hanya di tahun ini saja,dapat berkelanjutan sehingga me jadi contoh lingga kedepan dapat mengirimkan anak usia produktif lebih banyak lagi,sehingga menghasilkan Anak anak yang menghasilkan Tenaga siap pakai.

Di sisi lain Disnaker sendiri dalam menyikapi pemberdayaan bagi anak-anak yang telah lulus dan masih belum mendapat pekerjaan pihaknya akan mencarikan solusinya,dengan cara mencari peluang peluang usaha apakah itu melalui dana bergulir di Bidang koperasi,Ujarnya Wahyudi Eka Putra."(Erwin) 

Diberdayakan oleh Blogger.