IKLAN ATAS

isra miraj 2019

Pengendara Sepeda Motor Jadi Korban, Akibat Aktivitas Alat Berat Dump Truk Perumahan Green New Residence

 Pengendara Sepeda Motor Jadi Korban, Akibat Aktivitas Alat Berat Dump Truk Perumahan Green New Residence Babelan
Korban Ialah Yayan (24).Pria asal Karawang terbaring di Rumah sakit tiara 
Redaksibekasi.com- Aktivitas proyek pembangunan Perumahan Green New Residence yang berada di Kampung Baru,Desa Kedung Pengawas,Kecamatan Babelan kabupaten bekasi.banyak memakan korban akibat jalan yang licin.
Pasalnya, akibat aktivitas alat berat berupa mobil dump truk pengangkut tanah merah dari proyek tersebut diduga menyebabkan salah seorang pengguna jalan mengalami kecelakaan dan terluka parah.

Ialah Yayan (24).Pria asal Karawang yang mengendarai sepeda motor harus mengalami kecelakaan saat melintasi jalan di area proyek pembangunan perumahan Green New Residence pada Rabu malam, (20/9/2017).

Jadi, kondisi jalan itu semalem licin karna banyak tanah merah berceceran. Dan saya berusaha untuk menghindari mobil dump truk yang lalu lalang.Tapi saya terpeleset dan terjatuh," ujar Yayan kepada media saat ditemui di RS Tiara, Kamis (21/9/2017).

Selain itu, berdasarkan keterangan korban, mobil dump truk pengangkut tanah merah dengan nomer polisi B 9043 SYU telah melindas dan menyebabkan luka parah dikakinya, khususnya pada bagian tumit sebelah kanan.Hal tersebut terjadi saat kondisi korban tengah terjatuh.
Kan banyak dump truk pengangkut tanah merah melintas.Pas saya jatuh, kaki saya terlindas ban salah satu dump truk itu.Berasa banget pas terlindasnya," ungkapnya."

Terpisah, salah seorang petugas Satlantas Polsek Babelan, Brigadir Yudhi mengatakan,hingga saat ini pihaknya masih dalam proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan kejadian sebenarnya.
Untuk sementara kunci mobil dump truk yang melindas kaki korban tengah kita sita.Selanjutnya kita akan proses lebih lanjut," ujarnya.

Sedikit diketahui,proyek pembangunan Perumahan Green New Residence diduga belum mengantongi izin pembangunan.Bahkan,berdasarkan keterangan salah satu sumber, tanah lokasi pembangunan perumahan tersebut merupakan tanah masih sengketa."(Cep) 
Diberdayakan oleh Blogger.