IKLAN ATAS

isra miraj 2019

Teror Pelemparan Batu Di Desa Buni Bakti & Desa Muara Bakti Kec.Babelan Bikin Resah Warga

 

Babelan.RB 
Aksi teror lempar batu  secara serentak dengan sasaran rumah ataupun gerobak goreng, tukang bakso, dan lainnya mengakibatkan puluhan rumah di wilayah desa Buni bakti dan Muara bakti kecamatan Babelan kabupaten bekasi.mengalami kaca rumah dan etalase/ gerobak dagangannya pecah berantakan. pada Rabu ( 6/9) malam pkl 03.00(pagi),

kejadian ini  masih menyisakan pertanyaan besar bagi warga sekitar.  Pasalnya barang bukti (bata merah-red) bukti pelemparan Kaca rumah dan etalase warga sudah dilaporkan ke Polsek Babelan.akan tetapi hingga saat ini belum ada penjelasan apapun dari pihak Polsek Babelan, hal itu di katakan  Dian (30), warga muara bakti, korban pelemparan kaca rumah dengan Bata merah, selasa (12/9).

"Kaca depan rumah saya pecah akibat adanya aksi pelemparan  Bata merah," terangnya.
Pada saat kejadian tidak ada satupun saksi yang melihat pelaku aksi teror pelemparan batu di dua Desa Buni bakti dan Muara bakti.
"Kejadiannya sekitar pukul 03.00wib(pagi hari-red), belum diketahui motif dari aksi brutal yang dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab," paparnya.

Dikatakan Dian, dugaan apapun bisa saja terjadi, ada yang bilang mungkin pelaku orang Mabok, ada pula yang di kaitkan dengan kejadian Rabu siang di halaman ( PT. X - red) pada hari rabu tanggal 6 September​ 2017, terkait kegiatan yang ada di PT X di soal warga.

"Kejadiannya tersebut telah saya laporkan langsung kepada pihak berwajib, direspon langsung dengan menghadirkan dua orang Anggota Polsek yang datang sambil melihat langsung tempat kejadian perkara ( rumah saya-red) dan membawa sebuah bata merah sebagai barang bukti," ujarnya.

Masih kata dian.Tentunya warga buni bakti dan Muara bakti berharap  perlu adanya jaminan rasa aman dan nyaman sehingga tidak menimbulkan was was dan cemas.

"Yah pihak polsek tentunya dapat memberikan penjelasan setidaknya dapat membantu memberikan rasa aman agar kejadian aksi lempar batu tidak terjadi lagi, siapapun pelakunya,"pungkasnya."

Sementara itu Asmawi Kepala Desa Muara bakti saat di konfirmasi melalui seluler senin(11/9), membenarkan kejadian yang menimpa warganya,serta dari info yang ada warga buni bakti juga ada yang terkena aksi Lempar batu.
"Adanya aksi pelemparan batu belum dapat di prediksi, kalau di lihat dari kejadian yang ada pada siang hari, warga sekitar katanya ngutik ngutik PT , X , tetapi hal ini tidak bisa kita jadikan dasar," paparnya.

Kadang kala kejadian yang ada karna kesalahan orang,di umpamakan adanya kejadian berikutnya, jangan sampai nantinya ada anggapan masyarakat nya yang kejam, padahal, orangnya (pelakunya) yang songong.

"Agar semua pihak tentunya dapat  introspeksi dan dapat menahan diri sehingga tidak terjadi praduga serta hal- hal yang dapat menimbulkan perbuatan melanggar hukum,"harapnya."(Luk/Cep) 
Diberdayakan oleh Blogger.