IKLAN ATAS

isra miraj 2019

DUGAAN HUTAN DI JUAL,LSM PEDULI ANGKAT BICARA


Redaksibekasi.com- Sehubungan dengan adanya dugaan penjualan hutan negara di wilayah Desa tanjung irat Singkep barat Kabupaten Lingga,LSM PEDULI angkat bicara dan mau melaporkan ke kementerian kehutanan RI. Selasa 10/10/17.

Ardiansyah,Lsm Peduli saat di jumpai pewarta selasa 10/10/17 di Dabo Singkep mengatakan"Seiring dengan tinggi nya kebutuhan pasir/galian c, membuat kalangan pengusaha tambang pasir di kepri berlomba lomba menguasai lahan di beberapa daerah. salah satu perusahaan yg inten dalam hal ini' PT.Semarak Sejati."

Info yg kami dapat dari beberapa sumber serta hasil pantauan kami di lapangan, PT.Semarak Sejati telah menguasai lahan ratusan hektar di Desa cukas Kecamatan Singkep barat kab Lingga. dari data Ploting PT.Semarak sejati kami temukan indikasi lahan tersebut sebagian besar adalah hutan Negara. namun pihak perusahaan telah memegang surat berupa sopradik atas nama masyarakat desa cukas.

Ardiansyah,Lsm Peduli mempertanyakan, apa dasar aparatur desa menerbit kan surat penguasaan hak di atas lahan Negara yg notabene adalah hutan. dalam hal ini juga, kami mengingat kan pihak perusahaan/PT.Semarak sejati untuk lebih proporsional dalam berinvestasi,dengan pakta pakta yang ada serta bukti bukti yang kami miliki, kuat dugaan kami bahwa:ada nya persekongkolan antara pihak Perusahaan dengan Aparatur Desa cukas dalam upaya memperjual belikan tanah dan hutan Negara untuk memperkaya diri sendiri dan kelompok tertentu dengan modus mengatas nama kan masyarakat

kami akan melaporkan ini ke kementrian kehutanan RI. apa yg di lakukan perusahaan dan oknum aparatur Desa ini bukan saja merugikan masyarakat, tapi Negara juga telah di rugikan. sudah selayak nya untuk di tindak tegas.

Lsm Peduli juga meminta kepada perintah daerah Lingga maupun pemprov Kepri juga bertindak tegas terhadap perusahaan maupun oknum oknum yang terlibat dalam upaya merugi kan daerah dan Negara. bukan malah memuluskan kejahatan mereka. Lsm Peduli tidak pernah menghambat investasi. tapi ikuti segala proses peraturan yang sudah diamanah kan undang undang.

masyarakat juga mesti sadar jangan mudah dan mau di bodoh bodohi oleh pengusaha dan oknum oknum yang tidak bertanggung jawab. ingat kehidupan kita bukan hanya untuk hari ini saja,penyesalan akan datang di kemudian hari,hari ini kita dapat satu(1) di kemudian hari anak ,cucu kita dapat apa ?. demikian Lsm Peduli kepada awak media."(Suarman) 
Diberdayakan oleh Blogger.