IKLAN ATAS

isra miraj 2019

JAYNUDIN GERAM, AROMA TAK SEDAP BERBAU POTONGAN, DI UPTD PENDIDIKAN BABELAN


Redaksibekasi.com - Babelan, Aroma tak sedap berbau potongan anggaran yang dilakukan oleh oknum pejabat dinas di lingkungan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, menjadi perhatian serius Jainudin, Ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan Babelan (FMPLB), Rabu (11/10).

"Lagi-lagi dunia pendidikan di Kecamatan Babelan selalu di warnai oleh adanya Aroma tak sedap, potongan anggaran dalam berbagai jenis kegiatan, yang mengarah pada KKN," kata bang Jainudin.

Ditambahkan Jainudin (kerap di sapa Bang Jay-red) dari berbagai jenis potongan yang ada meliputi, potongan guru honor biasanya dapat dana bos Rp 735.000,- per tigabulan dari yang seharusnya diterima 1.5 jt/ triwulan.

"Indikasi nuansa aroma KKN, semakin terasa terlebih lagi, adanya potongan untuk belanja pegawai 15 persen pada setiap pencairan," tegasnya.

Terakhir dikatakan Bang Jay, harusnya persoalan yang ada di UPTD Pendidikan Kecamatan Babelan tidak menjadi konsumsi publik ditambah lagi adanya potongan dan keterlambatan honor Jastek dan Operator selama dua bulan yang belum terbayarkan.
"Saya pegang data terkait potongan dan permasalahan Jastek dan honor operator, tentunya hal ini akibat kurangnya kesadaran para pejabat UPTD pendidikan Kecamatan Babelan," pungkasnya."

Sementara itu saat rekan media konfirmasi (Rabu 11/10) pejabat UPTD Pendidikan Kecamatan Babelan tak satupun yang dapat memberikan komentar.
"Kepala UPTD-nya lagi gak ada bang", kata staf UPTD. (Red) 
Diberdayakan oleh Blogger.