IKLAN ATAS

isra miraj 2019

PEMBANGUNAN 3 RUANG KELAS SDN 010 SINGKEP BARAT,TERKESAN ASAL JADI,DI DUGA TANPA KONSULTAN


Redaksibekasi.com- Trekait isu yang beredar di masyarakat mengenai penambahan bangunan gedung 3 lokal di SDN 010 yang katanya tidak mempunyai pondasi di Dusun Cukas Desa Tanjung Irat Singkep Barat Kabupaten Lingga. Rabu (4/10/17 ).

Dinas Pendidikan Pemerintah Kabupaten Lingga
dengan pelaksana;swakelola(PANITIA PEMBANGUNAN DI SEKOLAH) dan nama kegiatan PEMBANGUNAN GEDUNG SEKOLAH DAN PERABOTANNYA volume kegiatan 3 lokal, waktu pelaksanaan 228 hari kalender, tanggal mulai 18 Mei 2017 dan rencana selesai 10 desember 2017 dengan jumlah dana bantuan: Rp.467.790.000(empat ratus enam puluh tujuh juta,tujuh ratus sembilan puluh ribu rupiah) sumber:APBD-DANA ALOKASI KHUSUS (DAK) T.A.2017.

Dari pantauan awak media pada Senin 25/9/17 lalu, yang langsung ke lokasi, dari papan plang kegiatan  sudah menjadi suatu pertanyaan, tidak ada konsultan nya,baik konsultan perecana ataupun konsultan pengawas,juga dari anggaran yang begitu kecil memakan waktu lebih dari tujuh bulan, kalau di bandingkan dengan proyek miliyaran hanya memakan waktu hanya 120 hari atau 180 hari kalender saja

"melihat keadaan yang sebenarnya terkait isu yang beredar di masyarakat bahwa penambahan 3 lokal bangunan  sekolah tersebut tidak ada pondasinya"

Croscek,ternyata memang benar bangunan tersebut tidak mempunyai dasar pondasi, hanya sebatas cakar ayam saja di bawah coran tiang,jarak dari tiang ke tiang tidak lengkapi dasar pondasi yang biasanya di pakai batu merah besar sebagai dasar pondasi untuk kekuatan bangunan tersebut, yang  kokoh untuk jangka waktu panjang,di duga cakar ayam yang di jadikan pondasi bangunan juga tidak memakai batu merah

Yang lebih mengejutkan lagi, tampak dari depan slop bangunan tergantung berkisar 5 sampai 10cm dari dasar tanah dan di tutupi dengan timbunan pasir supaya tidak kelihatan yang berlobang nya

Saat di konfirmasi sama pekerja,yang berkeja cuma dua orang saja berada di lokasi,Arifin, di tanya tentang RAB mengatakan," kami pekerja saja apa yang di suruh kerjakan iya kami kerja kalau mengenai RAB nya ada sama kepala tukang, tapi tukang nya dia lagi tidak masuk, langsung saja ke Dedi aji alek pelaksana".kata nya singkt nggan bicara

Beberapa orang warga yang tidak mau disebut nama nya saat di konfirmasi awak media pada Senin25/9/17 mengatakan,"mengenai bangunan sekolah ini sudah dari dulu di nilai akan bermasalah, pasal nya pak kades pernah bilang ke beberapa masyarakat yang sedang berkumpul bicara tentang pembangunan sekolah, yang katanya; siapa yang meributkan masalah bangunan sekolah akan berhadapan dengan saya,ucap nya menirukan kata kata kades"

Warga menambahkan,ada apa sebetulnya kades mengeluarkan kata kata begitu main ancam terhadap masyarakat nya sehingga membuat masyarakat ketakutan dan diam terhadap bangunan sekolah, sebenarnya kami sebagai warga mau yang terbaik untuk pembangunan di Desa kami.tutup nya.

Warga yang lain juga tidak mau di sebut namanya,saat di konfirmasi berada di Dabo Singkep rabu27/9/17 lalu membenarkan,"adanya penambahan bangunan 3 lokal SD 010 cukas, cakar ayam yang di jadikan pengganti pondasi hanya pakai batu kerikil saja,tidak menggunakan batu merah yang biasa nya di  sebagai pondasi dasar,Dan juga benar ada ancaman kades terhadap warga terkait pembangunan sekolah".paparnya.

Dedy, sebagai pemborong bangunan tersebut di konfirmasi  awak media saat di minta RAB nya, satu minggu yang lalu rabu27/9/17mengatakan; kalau mau minta RAB  saya tidak berani kasih minta saja kepada kepala sekolah,kalau sebatas gambar bistik nya bisa saya kasih,nanti saya kirim lewat WhatsApp, soal nya kalau RAB tersebut suatu dokumen negara,tertuang nya di dalam DPA,tidak boleh di kasihkan sembarangan orang,bagus nya saran saya bapak ke dinas pendidikan, di sana sudah lengkap, pengguna anggaran,seting anggaran,konsultan perencanaan,konsultan pengawasan semua adanya di dinas pendidikan

Kasiman,kepala dinas pendidikan saat di konfirmasi satu minggu yang lalu 26/9/17 melalui WhatsApp terkait masalah pembangunan gedung sekolah cukas desa tanjung irat, tidak ada balasan,dan di balas keesokan hari nya pada 27/9/17 dengan singkat kadis mengatakan "Tolong tengok bisteknya,
saya lagi cuti".

Bambang Bendahara Tim Komite Sekolah SD Negeri 010  Desa Tanjung Irat kecamatan Singkep Barat, saat di konfirmasi, dikediamannya selasa 3/10/2017 sore menyampaikan " saya tidak mengetahui masalah pekerjaan di lapangan, hanya menanda tagani pengajuan pencairan dana swakelola saja, yang dilakukan secara bertahap percairan tahap pertama  dicairkan sebanyak lebih kurang 100 juta dan untuk tahap ke dua dan ketiga masih belum di cairkan" akunya kepada pewarta,

Sampai berita ini di muat,kades tanjung irat belum terhubung saat di konfirmasi pada rabu pagi 4/10/17melalui telp dan cat WhatsApp belum ada balasan."(Suarman) 
Diberdayakan oleh Blogger.