IKLAN ATAS

isra miraj 2019

WOW" Kendaraan Dinas Kebersihan Di Tarumajaya, Matok Tarif 700 Ribu Sekali Angkut Sampah

Mobil dinas kebersihan Tarumajaya Matok tarip 700 ribu sekali Angkut Sampah
Redaksibekasi.com - Persoalan sampah yang  menggunung di lingkungan Gang Turi Jaya 4 RW 011, Desa Segara Makmur, tentunya  bukan lagi menjadi  hal yang baru, bahkan sudah menjadi perhatian khusus orang nomor satu di Segara Makmur (H. Agus Sopiyan.SE), sampai mendatangkan kendaraan khusus untuk mengangkut tumpukan sampah yang menggunung.

"Kepala Desa Segara Makmur telah melakukan inisiatif, untuk memindahkan atau mengangkut tumpukan sampah dengan meminta Mobil Dinas Kebersihan Tarumajaya, pengangkut sampah ke tempat Pembuangan akhir," kata Carsim warga Kampung Turi Jaya sekaligus Ketua BPD, Minggu (2/10).

Dikatakan Carsim, setelah dilakukan 2 (dua) kali pengangkutan atas inisiasi Kepala Desa (ongkos mobil ditanggung  oleh Kepala Desa Segara Makmur), akan tetapi tumpukan sampah di lingkungan RW 011 masih saja menggunung dengan kisaran masih tersisa lebih dari 10 ritasi, yang harus di lakukan mobilisasi.

"Terima kasih Kades Segara Makmur yang telah menyediakan sarana pengangkut sampah sebanyak dua rite dengan mobil dinas kebersihan sekaligus dengan biaya/ongkos angkut sampah yang terbilang cukup fantastis Rp 700 ribu/ mobil ," terangnya.

Carsim menambahkan, bahwa persoalan sampah di RW 011, maju kena mundur kena.
"Bagai makan buah simalakama. Ongkos/ Biaya Angkutan armada sampah milik Pasar Tarumajaya awalnya dipatok biaya cukup tinggi kisaran Rp 1,5 juta hingga  Rp 700 ribu per mobil sekali angkut," ungkap Carsim.

Dengan anggaran segitu besar tentunya dikeluhkan oleh banyak masyarakat yang ingin minta bantuan untuk ngangkut sampah di lingkungan pemukiman padat penduduk termasuk wilayah RW 011. Sebetulnya warga sangat keberatan dengan biaya transportasi sekali angkut Rp 700 ribu, akan tetapi apa mau dikata, tidak diangkut sampah menggunung, diangkut rutin kantong melorot," paparnya.

Terakhir kata Carsim, niatan pemerintah Desa Segara Makmur sesuai arahan Kepala Desa (H.Agus Sopiyan SE), tentunya akan terus melakukan perbaikan dan peningkatan dalam hal K3, di lingkungan Wilayah segara makmur.
"Yah, tentunya ada campur tangan Pemda Kabupaten Bekasi dalam hal biaya ongkos angkut, saat ini sudah diangkut 5 mobil, dengan anggaran Rp 700ribu/ mobil, akan tetapi sampah masih menumpuk, kisaran 10 mobil lagi baru terlihat bersih dan indah, tentunya dengan biaya/ongkos yang tidak terlalu tinggi," pungkasnya.

Sementara itu Umar, Petugas Lapangan Dinas Kebersihan Tarumajaya saat di konfirmasi tarif Rp. 700 ribu mengaku tidak tahu mengenai hal tersebut.
"Saya tidak tahu pak, kalau soal biaya/ongkos saya tidak tahu. Saya hanya menjalankan tugas dan perintah atasan saja, saat ini tugas saya hanya ngambil ongkos Rp 700 ribu/ mobilnya, itu pun atas perintah pimpinan saya (UPTD kebersihan)" jelasnya dengan singkat. (Cep/Luk) 
Diberdayakan oleh Blogger.