IKLAN ATAS

Diduga Salah Perencanaan, Kades Desa Berindat Singkep Pesisir Bermasalah

Lokasi lahan 
Redaksibekasi.com- Lingga: Menindaklanjuti kedatangan pemuda desa berindat kecamatan Singkep pesisir kabupaten lingga ke kejari lingga pada selasa lalu 27/02/18 para awak media mengkroscek pada kamis 01/03/18 keloksi desa berindat sngkep pesisir. beberapa media dari Ikatan wartawan online (IWO) kabupaten lingga mendatangi kantor desa berindat kecamatan singkep pesisir kabupaten lingga.
    
Asri, sekdes desa berindat di ruang kerjanya saat di konfirmasi mengatakan" kalau mau jelasnya dan mendetail langsung saja ke kades, tapi pak kades lagi ada kegiatan di daek, atau ke tim Pengelola kegiatan (TPK) singkatnya sekdes kepada awak media.

Laila sari, ketua TPK saat di konfirmasi di kantor desa berindat mengatakan," pembangunan tower masjid yang belum di pasang, tapi sudah ada tower nya tinggal ambil di bengkel teralis sungai lumpur, rumpong (terumbuh karang buatan untuk memanggil ikan berkumpul) sudah ada tapi cuaca saja kendala nya tidak mendukung, untuk meletakkan ke dalam laut."singkatnya. 

"Lanjut laila sari," kalau pembangunan lapangan bola sudah selesai, cuma sedikit cat yang belum."unkap laila sari.

Para awak media melanjutkan turun ke lokasi yang di sebutkan, tower masjid yang di maksud, ada tapak pondasi towernya, rumpong yang di maksud para awak media tidak menemukan keberadaannya, pagar lapangan bola memang benar cuma sedikit cat yang belum, hanya kurang penebalan saja cat nya, akan tetapi di dalam pagar lapangan bola, terkejut para awak media melihat nya," masih luas yang belum di timbun tanah."

M.Agel kepala dusun II saat di konfirmasi di kediamannya mengatakan," penimbunan lapangan bola tersebut tidak selesai karena salah di konsultan perencanaan, karena konsultan waktu itu dia menghitung di atas kuda, beberapa waktu lalu tim ahli sudah datang meninjau lokasi, 

karena atas pengaduan terjadilah penghitungan ulang, memeng benar salah, harus penambahan nya lebih kurang enam ratus kubik (±600M³) tanah, sementara dana yang di anggarkan sudah mencapai target, dan kekurangan harus usulan ulang untuk anggaran 2018."paparnya kadus."(*) 

Reporter : Suarman 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.