IKLAN ATAS

Tingkatkan Hasil Produksi Pertanian, Dinas Pertanian Giat Galakan Tanam Serempak

Kodim.0509/kabupaten bekasi galakan Percepatan tanam serentak
Redaksibekasi.com-Sukakarya: Dalam rangka meningkatkan Hasil Produksi pertanian, dinas pertanian Kabupaten bekasi bekerjasama dengan Kodim.0509/kabupaten bekasi galakan Percepatan tanam serentak pada kamis, (15/03) bertempat di desa sukaindah Kecamatan sukakarya.kabupaten Bekasi.  

Hadir dalam acara tersebut, dandim 0509/Kab Bekasi letkol Arh Henri Yudi Setiawan, S.Ap, Kapus karantina kementrian pertanian Dr. Antarjo, M.Sc, kabid pertanian Ir. Nayuk, Anggota DPRD kabupaten bekasi fraksi Gerindra Mirukyati, danramil 10/sukatani Mayor Arm. Afriansyah, staf kementan RI, PPL Kecamatan sukakarya,para kasi kecamatan Sukakarya, kapolsek sukatani diwakili Kanit Binmas, kades sukaindah, ‎gapoktan dan Petani.

Dalam sambutannya, dandim 0506 Letkol. Arh. Henri Yudi Setiawan, S.Ap mengatakan Dandim diibaratkan sebagai tukang cambuk untuk menyemangati para petani untuk segera melaksanakan tanam serempak, sehingga petani lebih giat dalam bekerja agar petani bisa sejahtera.dengan tanam serentak, Semoga hasil pertanian dapat meningkat," ungkapnya.kamis (15/3/2018). 

Dikatakannya, para petani hendaklah selalu proaktif dalam kegiatan pertanian, sehingga ilmu tentang pertanian juga akan bertambah.
"Agar selalu berkomunikasi apabila ada masalah pertanian sehingga bisa dapat terpecahkan,"terangnya.

Lebih lanjut, Henri Yudi mengharapkan kepada para petani untuk lebih bersinergi dengan PPL pertanian untuk mendorong petani dan lakukan pekerjaan sebagai nilai ibadah untuk tiap pekerjaan yang dilakukan.
"Manfaatkan lahan yang ada untuk di kelola secara maksimal dan jangan ada lahan yg nganggur sehingga hal tersebut dapat membawa kesejahteraan bagi petani," bebernya.

Ditempat yang sama, kabid pertanian Kabupaten Bekasi Ir. Nayuk mengatakan padi merupakan komoditas yang penting sehingga produksinya harus tinggi, untuk itu giat tanam serentak ini dapat mencapai target khususnya utk di bulan maret 2018. lahan yang ada secepatnya agar di olah, setelah akhir tahun dikuatirkan banyak serangan hama terutama hama WBV,"jelasnya.

Hama WBV, jelasnya dimana salah satu untuk mencegahnya dengan mengunakan bibit kualitas yg unggul anti wereng varity 33 dan 43 dan tidak lagi menggunakan jenis ciherang dan mekonga. mohon kepada para petani, agar selalu berhubungan dengan penyuluh lapangan untuk keperluan pestisida maupun pupuk,"tegasnya.

Kepala pusat kementrian pertanian Dr. Antarjo, M.Sc mengatakan masyarakat Indonesia saat ini masih bergantung dan mengkonsumsi nasi, oleh karena itu jangan biarkan ada lahan yang menganggur untuk segera ditanam segera tanam baik tomun ataupun kacang panjang. lahan yang belum tanam agar segera laksanakan tanam dan cari bibit invary 33, sedangkan untuk masalah hama segera berkoordinasi, sedangkan PPL,"imbuhnya

Lebih jauh, Antarjo mengungkapkan apabila lahan dan bibir sudah siap langsung tanam, dan bila harga gabah turun segera laporkan ke Babinsa dalam hal sergap, dan petani harus semangat bekerja bersama dengan babinsa agar lebih sukses nantinya. tetaplah berkoordinasi dengan babinsa, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan,"pungkasnya."(*)

Reporter : Nilan 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.