IKLAN ATAS

Ungkap Tabir Permainan Lelang ULP, Balidsus Siap Laporkan Pejabat Nakal Pemda Bekasi

Agus salim ketua umum bantuan Advokasi dan sosial untuk unit khusus ( Balidsus)
Redaksibekasi.com- Cikarang: Laju pesat pertumbuhan Pembangunan yang ada di wilayah Kabupaten bekasi semakin signifikan. dalam waktu dekat ini pemerintah Kabupaten bekasi akan segera menggelar unit layanan pengadaan lelang (ULP) untuk tahun 2018. Sejumlah kegiatan pembangunan maupun infrastruktur jalan dengan nilai proyek yang tinggi biasanya di kerjakan oleh para kontraktor (rekanan pemda Kab.bekasi-red) melalui proses lelang, (ULP-red).

Agus salim selaku ketua umum bantuan Advokasi dan sosial untuk unit khusus ( Balidsus), mensinyalir adanya dugaan tebang pilih yang di lakukan oleh 'orang dalem' terhadap pemenang tender pengerjaan proyek pemda kabupaten Bekasi.

"ULP dalam melakukan proses lelang dikawatirkan adanya tebang pilih oleh para pemangku kebijakan yang ada di Pokja ULP," kata Agus Salim di kantornya, rabu (21/3). 

Dikatakan agus salim, bukan menjadi rahasia umum lagi, biasanya banyak para kontraktor dalam memenangkan sebuah proyek yang bersekala besar di pemda kabupaten bekasi, sering menabrak aturan yang ada, dengan berbagai macam cara akan dilakukan.

"Berharap pokja ULP kabupaten bekasi, Bekerja sesuai mekanisme dan aturan yang ada dan tidak mengistimewakan kontraktor tertentu. apalagi terhadap kontraktor yg diduga menggunakan"pelicin" untuk memuluskan keinginannya untuk mendapatkan sejumlah proyek pemerintah," terang Ketua Balidsus.

"Para kontraktor yang sering menjadi rekanan pemda mereka sering menyebut nama Yayan  di ULP Pokja 2, dari kabar yang beredar saat ini sudah ada pemenang lelang yang telah menjadi titipan Yayan." kata Agus Salim 

Dari Info di lapangan ada rekanan pemda yang telah masuk nominasi lelang, banyak keluhan dengan adanya Intervensi dari pejabat lelang, bahkan bila tidak ikut aturan bisa saja di batalkan sebagai pemenang lelang. sudah bukan rahasia umum lagi Yan yan Kurnia disebut-sebut sebagai aktor intelektual permainan lelang proyek di pemda kabupaten bekasi, yang dapat mengeliminir peserta lelang, 

"Peserta lelang yang telah masuk nominasi pemenang seringkali merasa khawatir, bisa saja kemenangannya di Anulir dengan manuver Yayan. banyak peserta lelang di kabupaten Bekasi menjadi Was was akibat ulah Yan yan kurnia," tegasnya (sumber Lembaga Balidsus, Penjelasan Agus Salim)

Terakhir kata Agus Salim dari hasil temuan dan informasi serta data yang ada dapat  menjadi perhatian khusus Balidsus, bahkan soal Yan yan Akhmad Kurnia telah lama menjadi target bidik Balidsus sebagai aktor Intervensi lelang.

"Sebagai lembaga kami akan  terus  mengawal dan menindaklanjuti serta melaporkan ketika pejabat pemerintah melakukan dan menyalahi aturan dan wewenang jabatan, kepada kepada penegak hukum, untuk mengungkap Tabir gelap permainan lelang yang terjadi di pemda kabupaten bekasi," pungkasnya."(*) 

Reporter : Cep 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.