IKLAN ATAS

Warga Muktiwari Sambangi Kantor BPD, Tuntut Mekanisme Dan Transparansi Pemilihan BPD

Warga muktiwari geruduk kantor BPD
Redaksibekasi.com- Cibitung: Puluhan warga muktiwari geruduk kantor badan permusyawaratan Desa (BPD) muktiwari, kecamatan Cibitung, kabupaten bekasi, warga menduga adanya ketidak transparansi  dalam pembentukan panitia pemilihan BPD Muktiwari yang Konon katanya hasil penunjukan langsung dari kepala desa Muktiwari tanpa melibatkan elemen masyarakat. selasa (27/3).

Sementara itu dari pantauan media, Kehadiran sejumlah warga di sambut baik oleh husen sekretaris BPD. Dari 9 Orang anggota BPD hanya satu anggota yang menerima kehadiran warga Muktiwari.

"Kami kecewa dengan tidak trasparannya pihak desa dalam membentuk kepanitiaan pemilihan BPD, dengan tidak mengikutsertakan karang taruna sebagai mobilisasi, kata bang Egay di dampingi pa Mahmud, selasa (27/3). 

Panitia harus benar-benar memperhatikan mekanisme pemilihan BPD, Jika sejak awal pembentukan panitia tanpa melibatkan keterwakilan elemen masyarakat dan kepemudaan di Kwatirkan nantinya jadi pemicu konflik internal. 

"Mekanisme pemilihan BPD harus jelas dan transparan, serta beberapa tuntutan lainnya yang telah di catat oleh BPD, Apabila tuntutan kita tidak diindahkan, dalam waktu dekat kita akan melakukan aksi demo yang lebih besar lagi,"ujar pa Mahmud. 

Setelah pembahasan panjang, Di katakan mahmud, soal pembentukan Panitia 'ok' lah tidak kita permasalahkan, Untuk kondusifitas, asalkan mekanisme pemilihan BPD nantinya di lakukan secara benar dan transparan.

"Tolong Keinginan masyarakat muktiwari di perhatikan, soal mekanisme dan Transparansi pemilihan BPD dan tuntutan lainnya, kami tidak ingin ada bahasa orang titipan dalam keanggotaan BPD," terangnya.

"Kita akan kerahkan massa lebih banyak lagi, apabila tuntutan kami tidak diindahkan oleh pihak desa muktiwari, " tegas Mahmud di dampingi bang Egay

Terpisah, sekretaris BPD muktiwari Moch Husein, kepada media mengatakan, bahwa tuntutan masyarakat akan kita teruskan ke pemerintah tingkat desa dan pemerintahan kecamatan, 

"Tuntutan masyarakat muktiwari akan kami tindak lanjuti, selama tuntutan masyarakat itu tidak menyalahi aturan, saya menganggap wajar," terangnya sembari mengatakan ketidakhadiran delapan anggota BPD yang lain, lantaran kegiatan ini tidak diagendakan sebelumnya.

Dirinya menambahkan, bahwa sebelumnya sudah terbit surat Keputusan (SK) panitia pemilihan BPD Muktiwari yang dikeluarkan oleh kepala Desa, lengkap dengan struktur nama panitia. 

"Pembentukan panitia di lakukan oleh Kepala desa. kades meng SK kan langsung kepada panitia pilihannya. Mereka yang tadi kemari merasa pemilihan BPD dengan aturan yang telah ada merasa tidak terwakili sehingga datang dan memberikan masukan yang nantinya akan dibawa ke kecamatan, "ungkapnya." (*) 

Reporter : Cep 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.