IKLAN ATAS

Kapal Fery Oceana 10 Bantu Selamatkan KM, Berkat Anugerah 9 Di Selat Tanjung Kelit

Add caption
Redaksibekasi.com- Lingga: Kapal Fery oceana 10 melakukan penyelamatan terhadap para penumpang (KM.Berkat Anugerah 9) yang tenggelam di perairan selat Tanjung kelit Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga. Minggu.(24/06).

Adapun kronologis tenggelamnya Kapal  KM. Berkat Anugerah 9 dengan bendera indonesia,Tonase GT.20 No.431/RRd yang dimiliki oleh H.Haris dan di nahkodai oleh H.Haris sendiri kapal tersebut bermuatan kelapa 10 ton dan pisang 5 ton. kejadian sebagai berikut, kata SL seorang ABK Kapal Fery oceana 10.

"Kapal KM. Berkat Anugerah 9 berangkat dari pulau Nipah dengan tujuan Batam, kemudian saat melewati selat Tanjung Kelit, lalu datang ombak besar menghantam kapal, lalu kapal tenggelam. Kemudian pada saat kapal Fery MV. Oceana 10 melintas di perairan Selat Tanjung Kelit, lalu ditemukan penumpang terombang ambing di laut sambil berpegangan pada papan kapal sambil melambai- lambaikan pelampung warna Orange, selanjutnya Kapten dan crew kapal Fery MV. Oceana 10 melakukan penyelamatan terhadap para korban," Ujarnya.

Dalam kejadian tersebut didapatlah daftar korban tenggelamnya kapal KM. Berkat Anugerah 9 yaitu berjumlah 13 orang ,12 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia

Adapun nama-nama korban tersebut yaitu , Aris (58) alamat nipah panjang ,Syaril (55) alamat sumur sabak, Andi hasbih (13) alamat batam batu ampar blok c, Syaiful Rahman (15) alamat jakarta, Jumadi umur 21 tahun alamat nipah panjang, Andi rosmawati umur 38 alamat batam batu ampar, Amat (5) alamat batu ampar, Sarbini (55) batam bengkong nusantara, Selamat santoso (17) alamat bengkong, Nude (70) alamat baran, Adi (28) alamat nipah panjang, Andre (30), Ibu Eri (45) tahun alamat bengkong nusantara block c no 16 (Meninggal dunia).

Tindakan pertolongan selanjutnya dengan membawa penumpang ke pelabuhan Tanjung kelit Kec. Senayang Kab. Lingga guna melakukan pertolongan kepada para korban di puskesmas Tg Kelit Kec. Senayang."(*) 

Reporter : Yulitasari 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.