IKLAN ATAS

Pentingnya Kesehatan Mata Bagi Balita, Bupati Bekasi Berikan Vitamin A Gratis

Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin memberikan kapsul vitamin A secara gratis
Redaksibekasi.com- Tambun: Dalam rangka kegiatan Gebyar Vitamin A Tingkat Kabupaten Bekasi, Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin memberikan kapsul vitamin A secara gratis untuk balita yakni enam sampai 59 bulan, pada jum'at (3/8) di Posyandu Anyelir Desa Tridayasakti, Tambun Selatan.

Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, mengatakan kegiatan Bulan Vitamin A merupakan program rutin Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi yang dilaksanakan selama dua bulan dalam setahun, yakni pada Bulan Agustus dan Februari. Untuk itu pihaknya mengharapkan adanya partisipasi aktif dari para ibu yang memiliki anak usia balita.

"Kepada para ibu yang memiliki anak usia balita agar memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya dengan membawa buah hatinya ke Posyandu atau Puskesmas terdekat," katanya.

"saya berharap melalui kegiatan gebyar vitamin A ini dapat meningkatkan motivasi stakeholders kesehatan untuk memberikan vitamin A secara merata kepada bayi dan balita di kabupaten bekasi" ucapnya. 

Selanjutnya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi Sri enny menambahkan, acara pemberian kapsul vitamin A kepada balita terdiri dari 2 kapsul yakni kapsul biru (mengandung vitamin A 100.000 IU) yang diperuntukan bagi bayi usia 6-11 bulan, dan kapsul merah (mengandung vitamin A 200.000 IU) yang diperuntukan bagi balita usia 12-59 bulan. 

"Pemberian kapsul vitamin A gratis dilakukan untuk menjaga kesehatan mata dan juga perkembangan tulang, serta meningkatkan daya tahan tubuh bagi balita dalam melawan penyakit," katanya.

Vitamin A adalah salah satu vitamin yang larut dalam lemak, di dalam tubuh disimpan di hati. Vitamin A berfungsi dalam proses pembentukan dan pertumbuhan sel darah merah, sel limfosit dan anti bodi sehingga berperan dalam sistem kekebalan tubuh. 

"anak yang mendapatkan vitamin A dengan cukup akan menjadi lebih kebal dan apabila terkena penyakit infeksi lain tidak mudah menjadi parah sehingga tidak membahayakan jiwa anak" ujarnya."(*) 

Reporter : red
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.