IKLAN ATAS

Lebaran 1440

Dinas Sosial Melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Dan Edukasi Bantuan Pangan Non-Tunai 2018

Add caption
Redaksibekasi.com- Cikarang: Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi melalui Dinas Sosial (Dinsos), memberikan bantuan sosial kepada masyarakat kecil dan menengah, salah satunya dalam kegiatan Sosialisasi dan Edukasi bantuan program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) 2018 di Aula Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Komplek Pemda, Kabupaten Bekasi.

Abdillah Majid selaku Kepala Dinsos Kab.Bekasi berharap, Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi program BPNT berdampak pada pelaksanaan program BPNT di Kab. Bekasi dan tercipta suatu sinergitas antara tim kordinasi Bansos pangan tingkat Kabupaten, tingkat Kecamatan dan tingkat Desa / Kelurahan, serta pendamping program BPNT se-Kabupaten Bekasi, sehingga setiap permasalahan yang terjadi pada pelaksanaan program BPNT di Kab. Bekasi akan tertangani dengan cepat serta program tersebut menjadi program yang bermanfaat dan berperan besar dalam percepatan penanggulangan kemiskinan di Kab. Bekasi. 

“Secara khusus ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat yang sudah mendukung pelaksanaan Sosialisasi dan Edukasi  di Aula Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Komplek Pemda  Kabupaten Bekasi. Ucapan terima kasih juga kepada Kementerian Sosial RI, TP4D Kejaksaan Negeri Cikarang, Polres Metro bekasi, Bulog, serta BNI Cabang Cikarang serta peserta Sosialisasi dan Edukasi yang telah bekerjasama dan hadir pada pelaksanaan Kegiatan Sosialisasi dan Edukasi BPNT ini,” Demikian disampaikan Abdillah mengawali sambutannya.

Menurut Abdillah, tujuan dilaksanakannya kegiatan Sosialisasi dan Edukasi program BPNT sangat strategis karena dapat meningkatkan  pemahaman perangkat daerah,  pengelola agen bank penyalur, dan pendamping BPNT mengenai kebijakan dan mekanisme penyaluran BPNT. Untuk mempersiapkan para pelaksana  penyaluran BPNT serta meningkatkan  optimalisasi program BPNT kepada  Keluarga Penerima Manfaat (KPM). 

“Kegiatan ini dapat juga memberikan informasi tentang mekanisme pengaduan program BPNT serta meningkatkan literasi keuangan  perangkat daerah, pengelola agen bank  penyalur, dan pendamping BPNT,” tambahnya. 

“Perkembangan teknologi seperti saat ini, diharapkan bisa lebih memberdayakan pengusaha kecil menengah dan produsen pangan di daerah yang mampu membuat proses penyaluran bantuan sosial pangan menjadi lebih cepat, tepat dan akurat serta secara akuntabilitas lebih dapat dipertanggungjawabkan,”tutupnya."(*) 

Reporter : red 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.