IKLAN ATAS

Terindikasi Penggiringan Pemenang Lelang, Proyek Pembangunan Gedung DPRD Flores Timur Di Soal LSM-RIB

 H Damianus SM, Wakil Ketua Umum DPP LSM-RIB
Redaksibekasi.com-Jakarta: Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat Indonesia Berdaya (DPP LSM-RIB) mengatakan, Diketahu dari hasil Investigasi dan temuan dilapangan diduga kuat adanya permufakatan jahat yang terstruktu terkait Proyek Pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Flores Timur dalam proses lelangnya.

"Yah, tentunya dari data yang ada,  Proyek Pembangunan Gedung DPRD Kabupaten Flores Timur dalam proses lelangnya diduga menyalahi aturan dan terjadi penggiringan pemenang," Hal itu dikatakan, H Damianus SM, Wakil Ketua Umum DPP LSM-RIB kepada awak media, di Jakarta Kamis (20/12).

Damianus meminta kepada pihak terkait, Agar proyek pembangunan gedung DPRD Flores Timur tahun anggaran jamak 2018/2020 dibatalkan, karena terindikasi  terbangunnya konspirasi, koorporasi , tersistematis yang berpotensi pada kerugian keuangan Negara.

"Sangat tidak masuk akal bila melihat Pagu Anggaran Rp.34.989.500.000, HPS Rp.34.900.000.000 dan Pemenang Rp.34.725.500.000,-artinya, indikasi konspirasi dan koorporasi serta dugaan penggiringan pemenang lelang sangat kuat," jelasnya.

Lanjut Damianus, Bila hal ini terus dibiarkan dari mulai proses lelang sampai penetapan pemenang lelang sudah tercium adanya konspirasi, koorporasi yang tersetruktur dan sistematis, Tentunya hal itu bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

“Sebagai lembaga dengan adanya Indikasi tersebut, Tentunya masalah ini akan segera dilaporkan pada pihak berwenang dalam hal ini Kejaksaan Agung, KPPU dan Lembaga lainnya”, pungkas Damianus."(*)

Reporter : tim
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.