IKLAN ATAS

isra miraj 2019

Rapat Komunikasi Sosial Kesbangpol, Sri Sugiarti S.Ip, Pilihan Boleh Beda, Persatuan Kesatuan Bangsa Harus Dijaga

Add caption
Redaksibekasi.com- Cikarang: Direktorat Kewaspadaan Nasional Kementrian Dalam Negeri melaksanakan kegiatan Rapat Komunikasi Sosial Pembahasan Isu-Isu Strategis Bidang Kewaspadaan Nasional  Terkait Peran Masyarakat Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Bangsa Dalam Menyukseskan Pemilu Serentak tahun 2019, kegiatan kali ini mengangkat tema  Sukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019 Dengan Mewujudkan  Sistem Pemerintahan Presidensial Yang Efektif, Efisien, Dan Demokratis"

Kegiatan yang diadakan di Hotel Zury Express-lippo Cikarang Jl. Kemang Raya Km. 08  Commercial Park-Lippo Cikarang Sukaresmi Cikarang Senin (29/1), diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan 'Indonesia Raya'.

Maksud dan tujuan diadakan kegiatan hari ini adalah sebagai media penyampaian konsep politik yang memiliki tujuan akhir menjadikan masyarakat lebih paham tentang politik, sadar akan hak dan kewajibannya sehingga dapat ikut serta dalam menyongsong pemilu 2019 secara damai. Dan sebagai sarana politik untuk mewujudkan keinginan rakyat ataw masyarakat kepada negara dalam sistem demokrasi.

Selain itu juga untuk mengupas masyarakat memahami pemilu 2019 serta dapat mewujudkan pemilu yang adil dan berintegritas.

Rapat komunikasi ini dihadiri oleh pejabat dan unsur dari Direktorat Kewaspadaan Nasional Kementrian Dalam Negeri Dr. Akbar Ali M.Si, Badan KesBangPol Kabupaten Bekasi Wawan dan Taqiudin, Sekbangpol  Endang,  tokoh masyarakat,  juga pergerakan dari organisasi perempuan diantaranya ibu-ibu Darmawanita dari Bhayangkari, dan juga ibu-ibu dari anggota Alisa Khadijah ICMI yang di ketuai oleh  Sri Sugiarti yang merupakan Caleg Provinsi dari Partai Hanura, dan juga organisasi kemasyarakatan lainnya.

Pembahasan rapat komunikasi inipun dibuka oleh Dr. Akbar Ali, M.Si sebagai  Direktur Kewaspadaan Nasional Kementrian Dalam Negeri.

"kita semua berada disini untuk bertukar pengalaman, bertukar cerita, bertukar informasi yang  terkait masalah isu-isu strategis dalam penyelenggaraan pesta demokrasi yang InshaaAlloh akan kita laksanakan pada tanggal 17 April 2019". kata Dr. Akbar Ali , M.Si.

"Tanpa Pilkada atau tanpa Pilpres pun bapak ibu dan kita semua disini harus tau apa itu isu-isu strategis,  jadi kita tidak pasif dalam berpolitik. Kebetulan kita mau pesta demokrasi maka ada beberapa hal-hal yang harus dipahami oleh segenap masyarakat bahwa suksesnya Pilkada atau Pilpres itu bukan hanya tanggung jawab KPU  atau Bawaslu, tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Karena jika gagal dalam pilkada atau Pilpres ini bukan hanya kegagalan KPU atau BAWASLU saja tetapi kegagalan pemerintah." tegasnya.

Sementara  itu menurut Bunda Sri Sugiarti , Caleg dari Partai Hanura tingkat provinsi dengan nomor urut 3 yang sekaligus merupakan ketua dari Alisa Khadijah ICMI Kabupaten Bekasi mengatakan, Dengan diadakannya rapat komunikasi sosial kali ini bisa membantu masyarakat untuk memahami dan mewaspadai adanya isu-isu seperti politik uang, politisasi  sara,  hoax, fitnah dan ujaran kebencian merupakan racun demokrasi yang harus diberantas.

"Pilihan boleh beda, persatuan, kesatuan bangsa harus kita jaga. Politik uang, Politisasi SARA, Hoax, dan ujaran kebencian adalah racun demokrasi,"papar Caleg Jawa Barat dari partai Hanura Sri Sugiarti S.Ip.

Kegiatan ditutup dengan membacakan doa. Selanjutnya semua peserta rapat dipersilahkan untuk mencicipi hidangan makan siang."(*) 

Reporter : Ayu m
Editor : Luk
Diberdayakan oleh Blogger.