IKLAN ATAS

isra miraj 2019

Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Mendesak Polda Sumut & Kejatisu Memeriksa Gus Irawan

Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) melakukan unjuk rasa ke kantor Bawaslu 
Redaksibekasi.com- Sumatera: Ratusan masa yang tergabung di dalam Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) melakukan unjuk rasa ke kantor Bawaslu jalan H. Adam Malik Medan. Untuk meminta Tangkap dan Periksa Politisi P. Gerindra Gus Irawan P. Jumat 1 Maret 2019. 

Dalam orasinya Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (AMAK) mengatakan“ Kami Dari AMAKSU Kembali untuk kedua kalinya turun ke Bawaslu Sumut, Melihat kasus yang melibatkan Politikus Partai Gerindra“ Gus Irawan Pasaribu Pada saat Menjabat Dirut PT. BANK SUMUT dan BPK RI Tahun 2010 diduga adanya 22 Kasus yang di sinyalir merugikan ke uangan Negara sebesar Rp 344. 389. 531.423.15 Di Bank Sumut.

AMAKSU juga Menuntut KEJATISU, POLDASU, Untuk segera Menindak lanjuti Kasus yang Sudah Lama Mandek Dengan No laporan 31/B/A1/AMPP/ Juni 2011 Tertanggal 24 Juni 2011,  Kami Menduga Gus Irawan Pasaribu  terlibat dalam Penyalah Gunaan Wewenang dan Tindak Pidana Korupsi Semasa Menjabat dirut Bank Sumut.

Segera Panggil periksa dan Tangkap Gus Irawan Pasaribu Jangan sampai Koruptor Leluasa Menikmati Hasil Rampokan Uang Rakyat, Kami Juga Mendesak DPRDSU Untuk Segera Meminta KPK Memeriksa Gus Irawan Pasaribu karena Kami Yakin Sekali Gus Irawan Pasaribu Terlibat dan Sangat Berperan Besar Dalam Kasus Ini.Ungkapnya. 

Pukul 15.12 wib massa aksi di tanggapi oleh Bapak Irwan Harahap sebagai Kasubbag TP3 menyampaikan Akan menyampaikan Tuntutan yang di bawa oleh pengunjuk rasa kepada Pimpinan. 

Selanjutnya, Pukul 15.15 wib massa aksi bergerak meninggalkan lokasi Bawaslu menuju ke gedung DPRD Sumut .

Pukul 15.48 wib seluruh massa aksi telah tiba di kantor DPRD Sumatera Utara dan langsung melakukan orasi di depan kantor DPRD Sumut .

Pukul 16.28 wib sampai saat ini belum ada dari anggota dewan yang menanggapi maka seluruh massa aksi meninggalkan lokasi gedung DPRD Sumut situasi aman dan baik."(*) 

Reporter : Leo 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.