IKLAN ATAS

isra miraj 2019

Giat Latorlan Yonif 407/PK Resmi Di Tutup, Ini Amanat Letkol Inf Enrico Setiyo Nugroho, S.Sos.M.Tr (Han)

Add caption
Redaksibekasi.com- Tegal: Komandan Yonif 407/PK Letkol Inf Enrico Setiyo Nugroho, S.Sos., M. Tr (Han) secara resmi menutup dan membuka kegiatan latihan perorangan lanjutan (Latorlan) prajurit Padmakusuma Yonif 407/PK yang diselenggarakan di Lapangan Mako Yonif 407/PK, Selasa (05/03).

Danyonif 407/PK secara resmi menutup kegiatan Latihan Perorangan Lanjutan (Latorlan) ke 86 prajuritnya yang telah melaksanakan latihan selama 3 bulan dalam satu kompi latihan. Kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan resmi kegiatan Latihan Perorangan Lanjutan (Latorlan) untuk ke 45 prajurit muda yang terdiri dari 1 Perwira dan 44 Tamtama muda (Taja Armabas).

Hadir dalam kegiatan ini, Komandan Yonif 407/PK selaku Irup, Wakil Komandan Yonif 407/PK Mayor Inf Anta Sihotang, S.Sos, para Perwira Seksi Yonif 407/PK, Dankima Yonif 407/PK, para Komandan Kompi Senapan beserta anggotanya serta Komadan Kompi Latorlan beserta para pelatih dan anggota.

Kegiatan Latorlan ini adalah suatu rangkaian kegiatan tingkat SJM (Siap Jasmani Militer) Yonif 407/PK yang harus dikuasi oleh prajurit Padmakusuma. Hasil yang akan dicapai dalam kegiatan Latorlan akan mempengaruhi tingkatan latihan-latihan selanjutnya.

Dalam amanatnya, Komandan Yonif 407/PK menyampaikan ucapan terimakasih kepada Komandan Kompi Latihan (Dankilat) Lettu Inf Riki Marten beserta para pelatih yang telah membina ke 86 termasuk Taja Trabas, sehingga mempunyai standar kemampuan militer dengan prajurit (senior) yang ada di Kompi Senapan.

"Untuk Komandan Kompi Senapan Yonif 407/PK harus dapat mengembangkan kemampuan prajurit (Taja Trabas) yang masuk ke kompi. Setelah mengikuti kegiatan Latorlan, seorang prajurit yang baru masuk kompi harus mempunyai standarisasi kemampuan militer yang sama dengan senior-seniornya yang ada di Kompi Senapan," tuturnya.

Danyonif 407/PK berpesan kepada para Komandan Kompi Senapan, untuk Taja Trabas yang masuk kompi harus dibina dengan baik sehingga dapat membuktikan kemampuyannya dengan prestasi. Untuk Taja Trabas diberikan waktu masa percobaan selama 6 bulan, apabila dalam 3 bulan pertama melakukan pelanggaran maka akan dikembalikan ke Kompin Latorlan lagi untuk dibina kembali.

"Selanjutnya, Latihan Perorangan Lanjutan (Latorlan) bagi Petarung Muda Yonif 407/PK (Taja Armabas) secara resmi telah dibuka, maka selanjutnya dalam 3 bulan kedepan akan melaksanakan kegiatan Latorlan yang sudah dijadwalkan," ungkapnya.

"Untuk para pelatih, laksanakan kegiatan Latorlan dengan seobyektif mungkin dan penuh rasa tanggung jawab, ikuti dan pahami betul petunjuk penilaian sesuai referensi yang ada. Kemudian untuk para pelaku, agar tetap mengikuti dan melaksanakan kegiatan Latorlan ini dengan serius dan penuh rasa tanggung jawab karena hasil dari pelaksanaan Latorlan nantinya akan mendukung tugas pokok dalam satuan Yonif 407/PK," pesannya  Danyonif 407/PK.

"Suatu  kegiatan latihan dinyatakan berhasil apabila dapat menciptakan jiwa petarung bagi prajurit Padmakusuma Yonif 407/PK, serta dapat berjalan dengan aman dan lancar. Dalam setiap kegiatan agar tetap memperhatikan faktor keamanana tanpa mengurangi unsur taktis dan teknis sesuai dengan prosedur kegiatan Latorlan,''  pungkasnya."(*) 

Reporter : Red 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.