IKLAN ATAS

Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) Peduli Bocah Penderita Hernia

LAMI akan terus mengawal dan membantu warga yang tidak mampu
Redaksibekasi.com- Cibitung: Sungguh menyedihkan keadaan bocah remaja Akhmad lufiansyah (13) tahun, yang tinggal di Villamutiara Jaya, Blok N 73 no 12, Kecamatan Cibitung. Akhmad harus menahan sakit selama 12 tahun penyakit yang dideritanya itu, kini bocah berumur 13 tahun duduk di bangku SMPN 4 Cibitung itu harus terbaring menahan sakitnya. 

Ya, Akhmad lufiansyah (13) anak kedua dari Suryanto itu menderita penyakit Hernia sejak usianya baru lahir 1 bulan. Akhmad kini hanya tergeletak lemas ditempat tidurnya. Karena benjolan sebesar bola pimpong berada disekitar kantong kemih selangkangannya membuat ia tak bisa bergerak seluasa seperti anak usianya. 

Selama 12 Tahun Akhmad menderita penyakit belum mendapatkan penanganan medis, lantaran belum memiliki biaya berobat dan orang tuanya baru bisa mampu membiayai pengobatan tradisional yaitu urut. 

Suryanto mengatakan Awalnya Akhmad baru sebulan lahir ada yang menonjol di titik selangkangan dan setelah umur 5 tahun penyakit tesebut semakin kelihatan tambah besar benjolannya. Dikatakan dia, dirinya kemudian membawa anaknya ke pengobatan tradisional, kemudian Akhmad diurut setelah diurut mulai membaik akan tetapi selang beberapa waktu kemudian mulai membesar kembali. 

"Jadi kalau Akhmad kecapean atau aktifitas berat seperti olahraga benjolan itu semakin membesar dan bahkan jika mau tidur menahan kesakitan yang parah," ucap Suryanto sambil mengusap air mata saat diwawancarai media di rumahnya, Kemarin (10/3).

Diungkapkan dia, hingga saat ini Akhmad belum dibawa ke Rumah Sakit karena kendala di biaya, pasalnya dirinya sendiri kerjanya hanya buruh serabutan.

"Saya aja cuman kerja serabutan, untuk biaya kebutuhan aja masih kurang dan mau dibawa kerobat ga ada biaya, sedangkan saya juga belum punya BPJS Kesehatan, sayang bingung minta bantuan kemana agar anak saya bisa berobat," kata dia.  

Harapan dia, Akhmad bisa ditangani oleh pihak terkait untuk mendapatkan fasilitas medis kesehatan dan anaknya kembali beraktifitas seperti anak diusianya. 

"Semoga anak saya cepat sembuh dan pemerintah turun tangan untuk membantu mengobati anak saya dan saya juga mengucapkan terimakasih kepada Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) yang peduli kepada kami," tandasnya. 

Sementara itu Kordinator Advokasi LAMI Aji Siswanto SH mengatakan Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia (LAMI) mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk segera tanggap untuk mengatasi persoalan kesehatan warga Kabupaten Bekasi, ditambah lagi orang yang tidak bisa biaya ke Rumah Sakit atau kurang mampu. 

"Kami dari LAMI akan terus mengawal dan membantu warga yang tidak mampu untuk mendapatkan fasilitas kesehatan, untuk itu kami minta Dinas Kesehatan untuk segara bertindak penyakit yang diderita Akhmad ini," tutupnya."(*) 

Reporter : Red 
Editor : Luk 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.