IKLAN ATAS

isra miraj 2019

Sungai Cikarang, Diduga Tercemar Limbah Pabrik Hingga Air Berwarna Merah Seperti Darah

Sepanjang aliran Sungai Cikarang berwarna merah diduga limbah pabrik
Redaksibekasi.com- Cikarang: Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat Harus Menyusuri sejumlah pabrik di sepanjang aliran Sungai Cikarang. Dikarenakan Air Sungai Cikarang Yang masih Banyak Di pergunakan untuk kebutuhan Kehidupan masyarakat sekitar wilayah Kabupaten Bekasi, warna air sungai Cikarang di sepanjang aliran sungai lebih kental dan mengeluarkan bau zat kimia menyengat dan berwarna Merah.

"Sebagian besar (diduga membuang limbah pabrik) tekstil," ujar Karmila, Warga Desa Sukamurni, Kecamatan Kabupaten Bekasi, Sabtu, (30/03/2019).

Ditambahkanya, Dirinya Meminta Petugas gabungan dari aparat Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, TNI dan Polri mengambil sampel air yang diduga menyimpan kandungan limbah tersebut. Hasil sampel air tersebut harus di uji  di laboratorium. Agar masyarakat sekitar mengetahui air limbah tersebut sangat berbahaya atau tidak untuk kehidupan Masyarakat Kabupaten Bekasi.

Masih katanya, jika aprat Dinas terkait maupun aparat yg berwajib, sudah menemukan limbah tersebut dari perusahan yang tak bertanggung jawab, oknum perusahaan  yang tak bertanggung jawab tersebut, harus di peroses dengan sesuai hukum yang berlaku.

Dinas terkait harus membuat tim khusus Satgas untuk menyelesaikan permasalahan tercemarnya limbah yang berada di aliran sungai Cikarang, tim satgas itu untuk menemukan  pabrik yang dituding membuang limbah ke aliran sungai cikarang. "Kini dari ribuan perusahaan yang berada di wilayah  Kabupaten bekasi harus  disidak, dan pihak aparat penegak hukum, harus menemukan perusahaan yang Nakal, yang dianggap merusak lingkungan sungai cikarang, tuturnya.

Menurut dia, para pejabat dan para Kepala Desa yang Berada di wilayah kabupaten bekasi , kususya yang mempunyai wilayah Sungai Kali Cikarang, jangan cuma Duduk manis , para kepala Desa Harus Tanggap dalam Menyikapi permasalahan penycemaran lingkungan hidup yang berada di sungai Cikarang hingga merugikan masyarakat.

"Kepala Desa harus tanggap dan harus bisa mendorong permasalahan yang sudah merugikan masyarakan harus terus di usut sampai tuntas ".

Ia Menuturkan, permaslahan sampah saja masih memenuhi bibir Sungai cikarang yang berada di wilayah kabupaten bekasi belum teratasi.

"Beberapa bulan yang lalu, petani, menanggulang sampah yg menutupi saluran air sungai cikarang, hingga petani sulit untuk mendapatkan air untuk bercocok tanam, untuk saat ini timbul baru permasalahan datang air sungai cikarang berubah warna menjadi merah seperti darah yang mengalir ," jelasnya."(*)

Reporter : Ata
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.