IKLAN ATAS

isra miraj 2019

Pemkab Bekasi Gelar Rapat Kordinasi Penanggulanagan AIDS

Kegiatan Rapat Kerja Penanggulangan AIDS 
Redaksibekasi.com- Cikarang: Untuk mengoptimalkan program Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kab. Bekasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui Bagian Administrasi Kesra Sekretariat Daerah menyelenggarakan kegiatan Rapat Kerja Penanggulangan AIDS daerah pada Kamis 4/4 bertempat di Hotel Grand Cikarang, Cikarang Utara.

Saat ini data yang tercatat hingga akhir Desember 2018 terdapat kasus HIV sekitar 1566 orang dan penderita AIDS mencapai angka 200 orang dan ada sekitar 25  anak yang berhasil di terapi pengobatannya di Poli Pelangi Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Kabupaten Bekasi.

“Sampai saat ini sudah banyak pencegahan yang kita lakukan untuk perlindungan HIV AIDS, namun cukup berat keterkaitannya  dengan perilaku masyarakat kita, yang dapat menimbulkan  dampak buruk untuk masyarakat itu sendiri, akan tetapi kita akan mengoptimalisasikan dengan sebaik mungkin agar penularan HIV AIDS dapat terhindarkan” Ujar Carwinda selaku Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bekasi dalam pembukaan kegiatan rapat kerja tersebut.

Adapun upaya dalam pencegahan HIV AIDS yaitu dengan menjalankan program-program yang ada dan mensosialisakan kepada seluruh masyarakat tentang bagaimana cara pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS agar tidak menular serta ditingkatkannya Fasilitas untuk para penderita agar bisa cepat di tangani dengan baik.

“Saya harap kepada pengurus KPAD untuk terus  berusah tanpa mengenal lelah dalam mencegah dan menaggulangi berbagai macam masalah HIV dan AIDS di Kabupaten Bekasi dan saya menyampaikan penghargaan yang sebesar- besarnya kepada pengurus KPAD dan teman- teman Aktivis  yang telah bekerja keras dalam menanggulangi HIV dan AIDS”, Tutupnya.

Kegiatan rapat kerja Komisi Penanggulangan AIDS Daerah tingkat kabupaten Bekasi dilaksanakan selama satu hari penuh dengan peserta yang terdiri dari unsur Perangkat Daerah, para penggiat dan aktivis HIV/AIDS, unsur masyarakat lainnya."(*)

Reporter : Red 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.