IKLAN ATAS

Ustad Abdul kodir Bin Hamid Al Hadad Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

Ustad Abdul kodir bin Hamid Al Hadad
Redaksibekasi.com- Jakarta: Pesta Demokrasi rakyat telah sama-sama kita laksanakan pada 17 April 2019 lalu, Ada sebuah ungkapan yang patut kita cermati, Begitu indahnya tinggal di negara Indonesia jika didalam bermasyarakat yang indah ini kita bersatu mencapai Indonesia yang berkah, oleh karena itu mari sama-sama kita tingkatkan ukhuwah kita, saling menjaga dan saling memelihara untuk menjadikan Indonesia, Negara yang “Baldatun Thoyyibatun Wa Rabbun Ghafur," hal itu di sampaikan ketua pembina majlis ta'lim Al haddadiyah Indonesia Ustad Abdul kodir bin Hamid Al Hadad di hadapan para jamaah. Jumat 26/4.

"Meski Pemilu 2019 sudah berlalu,tapi mari sama-sama semua elemen Masyarakat  kembali bersatu, mari untuk bangun bangsa indonesia menuju yang lebih maju kedepannya, Mari sama-sama kita jaga persatuan dan jangan saling bermusuhan, saling mengejek serta saling menyebarkan hoax, oleh karena itu mari jaga prilaku kita, karena manusia tatkala hidup di alam dunia akan mempertanggung jawabkan segala amal ibadahnya," ungkap Ustad Abdul kodir bin Hamid Al Hadad di hadapan para jamaah.

Dikatakan Habib (sapaan akrab Ustad Abdul kodir-red), Bahwa perbuatan kita  dihadapan Allah SWT, Suatu ketika nanti manusia akan mempertanggung jawabkan perbuatannya, Dimana tangan, kaki, mulut akan dikunci, kaki akan berbicara kemana langkah kemana arahnya semua akan dipertanggung jawabkan.

"Yuk, mari sama-sama kita bangun indonesia yang maju dan kuat, Menuju Indonesia yang adil dan barokah dan mendapat Ridho Allah SWT," tambah Habib (Ustad Abdul kodir bin Hamid Al Hadad)

Terakhir dikatakan Ustad Abdul kodir bin Hamid Al Hadad, Seraya meminta kepada elemen masyarakat agar bersama-sama untuk mendukung siapapun nantinya Presiden dan Wakil Presiden terpilih yang ditetapkan oleh KPU RI.

"Saya minta masyarakat dan Jamaah untuk tidak melakukan ueporia berlebihan bagi yang menang dan menjadi motivasi kedepan bagi yang belum beruntung, ini di lakukan Dalam upaya menjaga perdamaian dan mempererat Negara kesatuan republik Indonesia (NKRI)," pungkasnya."(*)

Reporter : Red 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.