IKLAN ATAS

Ketua LSM TKH: People Power Bukan Solusi, Bila Ada Dugaan Kecurangan, Silahkan Tempuh Jalur Hukum

Ketua LSM TKH Hanna Br Bangun
Redaksibekasi.com- Karo: Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat, Tanah Karo Hebat (LSM TKH) Hanna Br Bangun, mengecam isu dan rencana aksi gerakan people's power yang disampaikan pendukung salah satu peserta pemilu pilpres 2019 yang tidak menerima hasil kekalahan paslon yang didukung nya, hal itu dinilai bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan dan asas demokrasi Pancasila.

"Saya berharap, kepada warga masyarakat karo dimana pun berada agar tetap menjaga situasi yang kondusif dengan adanya isu isu gerakan people's power, saya menyatakan menolak tegas dan tidak setuju dengan rencana itu, karena selain rentan terjadi perpecahan, cara-cara ini juga tidak sesuai dengan budaya kita," kata Hanna saat ditemui awak media di kaban jahe, Selasa (21/05).

Tambahnya "negara kita ber asas kan demokrasi dan Berpegang teguh pada nilai-nilai dasar Pancasila, negara kita menjunjung etika, berbudaya, berketuhanan yang maha esa dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa ,  segala bentuk yang berkaitan dengan masalah kebangsaan dan kerukunan antar umat, sudah diatur melalui ketentuan perundang-undangan yang berlaku,

Bila ada hal yang dinilai menyimpang, segala sesuatunya hendak diselesaikan melalui jalur hukum yang berlaku, tidak mesti dengan cara menggerakkan massa seperti isu yang berkembang saat sekarang ini (People Power). "Jadi, mari kita salurkan aspirasi kita melalui jalur yang sesuai dengan konstitusi yang telah ditetapkan didalam undang undang," Tegasnya.

Ditegaskannya lagi, people power itu  jelas tidak sesuai dengan asas demokrasi di negara kita, untuk itu saya meminta semua pihak menahan diri, tidak memperkeruh suasana yang sudah kondusif ini. "Kita hormati keputusan KPU, mari kita tunggu hasil rekapitulasi di KPU dan harus kita ketahui bersama bahwa gerakan people power juga dapat berpotensi memicu perpecahan antar anak bangsa."(*) 

Reporter : Leo 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.