IKLAN ATAS

Pemudik Butuh Istirahat, Warkop Ibu Diana Dekat Tugu Perbatasan Bekasi Karawang Alternatifnya

Warkop ibu Diana 
Redaksibekasi.com- Bekasi: Menjelang hari Raya Idul Fitri H-10 warung Kopi musiaman mulai berjajar menjajakan dagangannya di pinggir jalan jalur pantura tepatnya di sepanjang tugu perbatasan Bekasi-Karawang yaitu diwilayah kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Perlu diketauhi keberadaan warung kopi musiman tersebut sangat membantu para pemudik yang hendak pulang kampung khususnya pengguna kendaraan bermotor dari rasa ngantuk dan lelah setelah seharian menempuh perjalanan.

Kepada media Diana (27) salah satu pemilik warung Kopi dekat tugu perbatasan Bekasi Karawang menuturkan, hampir setiap taun menjelang H-7 lebaran idul fitri saya di temani sumi selalu buka warung kopi dadakan disini, selain menambah penghasilan keluarga dengan jualan kopi di jalur pemudik kita juga kita bisa membantu para pemudik dengan menyediakan tempat istirahat."Katanya Sabtu (25/05/2019) malam

Tapi jelang lebaran idul fitri tahun ini (2019) kita sengaja buka warung kopi lebih awal H-10 karena sudah mulai banyak yang mudik,di warung kopi milik saya ini, kami menyediakan kopi, mi instan dan juga menyediakan tikar untuk istirahat para pemudik yang kelelahan."Tambahnya

Di tempat yang sama Hens wiro (45) salah satu pemudik dari jakarta Barat yang hendak pulang ke kabupaten Garut menggunakan sepeda motor menambahkan, keberadaan warung kopi dadakan ini sangat membantu kami, selain minum kopi kita juga bisa istirahat di tikar yang sudah di sediakan pemilik warung.

Saya menghimbau bagi para pemudik lainya jika lelah dan ngantuk jangan di paksakan membawa kendaraan baiknya istirahat dulu di posko mudik yang telah di sediakan pihak kepolisian maupun warung-warung kopi milik warga sekitar

Karena jika sudah lelah dan ngantuk terus memaksakan berkendara bisa berakibatkan fatal saya berpesan kepada para pemudik lainya jaga selalu kesalamatan berkendara, patuhi rambu-rambu lalu lintas, ingat keluarga menunggu kita di kampung." Tutupnya."(*)

Reporter : Nha
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.