IKLAN ATAS

FKPPBM Dan LPM Bekasi, Tolak Droping Wakil Bupati. Ini Kata Iye Sutaryat

Add caption
Redaksibekasi.com- Cikarang: Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawiran Baret Merah (FKPPBM) Kabupaten Bekasi, Sengaja datang menemui Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja di rumah kediaman Bupati Bekasi, Desa Waluya Kecamatan Cikarang Utara. Hal ini dilakukan lantaran adanya Isue droping bakal calon Wakil Bupati dari luar daerah bekasi. Minggu, 23 Juni 2019.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua LPM Kabupaten Bekasi, Heri Antono, SE menyampaikan keinginan masyarakat LPM kepada Bupati Bekasi, H. Eka Supria Atmaja, SH.

"LPM menolak sistem droping Wakil Bupati Bekasi," Ujar Heri Antono kepada awak media usai menemui Bupati Bekasi Sisa Masa Jabatan 2017-2022.

"Pembangunan di Kabupaten Bekasi, sempat tersendat akibat badai tsunami yang melanda (Kasus Meikarta). Jangan sampai karena Bupati Bekasi dijodohkan dengan Wakil Bupati. Mengakibatkan Pembangunan kembali tersendat." Lanjut Heri Antono.

Senada dengan Heri Antono, jajaran pengurus FKPPBM juga menolak adanya droping Wakil Bupati.

"Bupati dan Wakil Bupati itu seperti pasangan suami istri. Harus bisa bekerja sama dan saling isi. Untuk itu mereka perlu saling mengenal. Bukan memaksa Bupati untuk menerima Wakil Bupati." Ujar Iye Sutaryat.

Disinggung tentang pemilihan Wakil Bupati adalah DPRD Kabupaten Bekasi. Baik Heri Antono maupun Iye Sutaryat sepakat berpesan agar Wakil Rakyat memilih Wakil Bupati dengan melihat aspirasi Masyarakat Bekasi, bukan berdasarkan Ampau yang diterima oleh calon Wakil Bupati.

"Kami percaya, para wakil kami di Parlemen akan mementingkan kepentingan Rakyat Kabupaten Bekasi dari pada kepentingan pribadi." Tegas Heri Antono, Ketua LPM Kabupaten Bekasi."(*) 

Reporter : Red 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.