IKLAN ATAS

Lebaran 1440

Kena Tipu Malah Di Suspend, Miris Nasib Driver Gojek Indonesia Di Hari Lebaran

Sudah jatuh tertimpah tangga 
Redaksibekasi.com- Jakarta: Sudah jatuh tertimpa tangga itulah nasib dan kalimat melekat yang  dialami oleh sejumlah driver Go Ride sebuah perusahaan Unicorn (berbasis digital tekhnologi) ternama (PT.Gojeg Indonesia-red), Lantaran Dipenghujung Ramadhan 1440 H, Bukan mendapatkan kabar kebahagian dari perusahaan, Malah miris Akunnya disuspend oleh pihak perusahaan.

Dari keterangan sejumlah driver yang berkerumun, Ternyata Kejadian tersebut bukan saja dialami oleh seorang driver Go Ride, Akan tetapi dialami oleh sejumlah driver di wilayah bekasi, Depok dan Tanggerang, yang pada akhirnya sejumlah driver korban suspend mendatangi kantor Gojek Indonesia Jl. Kemang Timur No.21 Jakarta Selatan, Selasa (04/6) kemarin.

Dalam keterangannya, Sejumlah driver Go ride yang terkena suspend mengatakan,  Sehari sebelumnya mereka di telpon oleh orang yang mengaku sebagai karyawan Gojek indonesia, Mereka diiming-imingi Bonus Lebaran oleh si penelpon misterius tersebut.

"Orang yang mengaku sebagai karyawan Gojek Indonesia saat menelpon, kami diiming-imingi Bonus Lebaran oleh si penelpon misterius tersebut," ucap Faisal (25) seorang driver Go Ride dari Ciledug Tangerang Selatan.

Lanjutnya, Si penelpon yang mengaku dari kantor  Gojek Indonesia, Menyuruh kita untuk menyebutkan nomer verifikasi akun. Dengan dalih ingin memberikan Bonus Lebaran. Akan tetapi setelah dapat nomer verifikasi, kita rasa ada yang gak beres, bisa jadi si penelpon tersebut dapat mengambil alih akun kita (sang driver-red).

Ditambahkan Faisal, Dengan kejadian tersebut kita (driver) melakukan laporan ke staf kantor Gojek Indonesia, Akan tetapi anehnya malah akun yang kita miliki  untuk mereka mencari nafkah disuspend atau di nonaktifkan oleh perusahaan.

"Kami sadar, Jadi Korban penipuan oknum Karyawan PT Gojeg Indonesi," ungkap Faisal

Lebih parahnya lagi keluh Faisal, Kami ini Para korban penipuan merasa sangat kecewa oleh perlakuan staf atau pegawai Gojek Indonesia yang malah menonaktifkan akun untuk kami mencari nafkah, "Aneh, kita yang ditipu kok malah kita yang dihukum, gak adil ini," celetuk Faisal didampingi rekan Go driver lainnya.

Kepada awak media Faisal juga mengatakan, Bukan cuma saya saja yang menjadi korban dan tidak bisa mencari nafkah, tapi kemungkinan ada Puluhan bahkan ratusan driver yang kena penipuan seperti ini yang tidak bisa mencari nafkah bang. (lengkap bukti rekaman-red)

"Saya jadi curiga nih bang kalau ini terindikasi ada main belakang terselubung dari pihak perusahaan yang membocorkan data pribadi para driver nih bang, dari mana si penipu ini dapat no HP kami serta NIK (Nomor Identitas Kependudukan) kami kalo gak ada campur tangan pihak perusahaan yang nakal," ungkapnya

Hal senada dikatakan Pak Ipsani (51) driver Go Ride asal Bekasi, Seharusnya perusahaan Unicorn (berbasis digital tekhnologi) sebesar ini sanggup menjaga data pribadi para drivernya. Jadi kami tidak merasa dirugikan seperti ini," ungkap Ipsani.

Andri Rekan Go Ride lainnya yang terkena Suspen, Asal Tanjung Priuk Jakarta Utara mengeluhkan kekecewaannya.

"Kami ini rakyat kecil, kami butuh mencari nafkah untuk menafkahi anak, istri serta keluarga kami terlebih di hari istimewa Ummat Muslim se-Dunia seperti ini, kami juga kan ingin membahagiakan keluarga kami," ucapnya dengan nada sedih.

"kami yang hadir di kantor Gojeg ini, Mohon kepada para pemangku kebijakan PT. Gojek Indonesia agar bisa memperlakukan kami dengan penuh kemanusiaan,"  Celetuk korban Suspen  beramai-ramai."(*) 

Reporter : Cahyadi 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.