IKLAN ATAS

Diduga Ada Main Mata, LSM RIB Minta, Tim Inspektorat Cek Kegitan Pelebaran Jalan Di Kampung Wates

Proyek pelebaran Jalan di Kampung Wates RT. 09/09 dan Rt. 06/08. Desa Kedung Jaya kecamatan Babelan
Redaksibekasi.com- Babelan: Ada sebuah pepatah lama, Tak kenal maka tak sayang, Terkait proyek pelebaran Jalan di Kampung Wates RT. 09/09 dan Rt. 06/08. Desa Kedung Jaya kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, sempat menuai berbagai polemik di masyarakat, Bahkan sudah seringkali Lembaga Swadaya Masyarakat Rakyat indonesia Berdaya (RIB) yang berdomisili di Wilayah babelan, Sering mengingatkan para pejabat publik di Wilayah babelan dan sekitarnya, Agar dalam penggunaan anggaran yang di gelontorkan oleh pemerintah dapat mematuhi aturan dan rambu-rambu yang ada.

Akan tetapi kadang kala suara kami dari lembaga RIB tak pernah di hiraukan dalam hal transparansi anggaran terutama proyek pelebaran Jalan di Kampung Wates Desa Kedung Jaya Kecmatan Babelan.

''Saya tidak menginginkan terjadinya penyimpangan terlalu jauh karena ketidaktahuan. Kalau sudah tahu kemudian dilanggar terus kena sanksi itu berbeda.  Tetapi akan sangat disayangkan kalau gara-gara tidak tahu malah kena sanksi,'' jelas ketua LSM RIB Firdaus, Minggu (14/7).

Terkait proyek pelebaran jalan di Kampung wates, ada banyak temuan tim LSM RIB yang telah tercatat dan di inventarisir sebagai bahan kajian yang patut di lanjutkan melalui instansi terkait.

"Kami telah lakukan komunikasi dengan pihak pelaksan pembangunan pelebaran Jalan melalui seluler, Alhasil nomor tim investigasi kami di Blokir, Begitupun dengan BPD Desa Kedung Jaya mereka seakan menghindar memberikan bantahan ataupun penjelasan, "tukas Firdaus.

"Hal yang wajar jika kami menduga antara BPD dan pelaksana proyek pelebaran jalan di kampung wates ada main mata, Tahu sama tahu, dugaan ketebalan 5-7 Cm," tegasnya.

Dikatakan Firdaus, Setelah melalui rapat internal, bahwa Hasil temuan Tim investigasi di Kedung Jaya akan kami lanjutkan melalui prosedural kedinasan dan ke Inspektorat jika perlu di lakukan sidak langsung, dari mulai Pembangunan pelebaran Jalan di Kampung Wates, Perbaikan kantor Desa Yang tak kunjung selesai (Bagian atas), proyek sumur Artesis, Posyandu yang tidak manfaat di tanah pengairan dan banyak lagi lainnya.

"Jika memang hal ini yang diinginkan Aparatur pemerintahan desa Kedungjaya secara kemitraan tak dapat di bangun, Yah kita coba jalur birokrasi, melalu bekasi baru bekasi bersih," pungkas Firdaus Ketua LSM RIB."(*) 

Reporter : Tim
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.