IKLAN ATAS

Komandan Kodim 0910/Malinau Menjadi Inspektur Upacara Pemakaman Pelda Heri Supriyanto

Upacara pemakaman yang berlangsung di TPU
Redaksibekasi.com- Tanjung Selor: Pelda Heri Supriyanto Anggota Koramil O910-10/Lnw Kodim 0910/Malinau Meninggal Dunia pada Hari Senin Tanggal 22 Juli 2019 Pukul 20.20 wita Karena Sakit di RSUD tarakan.

Sebagai wujud kepedulian dan turut merasakan Duka yang mendalam atas musibah yang dialami anggotanya, Komandan Kodim 0910/Malinau  Letkol Kav Yudi Suryatin S.I.P. M.Si, melayat kerumah duka dan menjadi Irup pada Upacara pemakaman yang berlangsung di TPU Uma Bilunglung Jl. Uma Bilunglung Desa Jelarai Selor RT 006 Kab. Bulungan Provinsi Kalimantan Utara, Rabu (24/07/2019).

Sebelum melaksanakan Upacara Pemakaman Dandim 0910/Malinau yang di dampingi Kasdim Serta beberapa Anggotanya Sempat melayat dan memimpin Upacara Persemayaman yang di laksanakan di rumah duka Jl. Bilunglung, Rt. 004 Kelurahan Jelarai Selor Kab. Bulungan Provinsi Kalimantan Utara.

Dirumah Duka Letkol Kav Yudi Suryatin S.I.P M.Si menyempatkan untuk berdoa didampingi rombongan didepan Jenazah Almarhum kemudian memberikan motivasi kepada keluarga yang ditinggalkan agar tabah dan ikhlas dalam menerima cobaan, ini sudah menjadi takdirnya. Tutur Dandim.

Dalam Upacara Pemakaman tersebut Komandan Kodim 0910/Malinau membacakan amanat yang intinya adalah:
 Bapak-bapak dan saudara-saudara sekalian yang kami hormati. Pemakaman jenazah almarhum Pelda Heri Suprianto. Peristiwa ini, hendaklah dapat kita ambil sebagai pelajaran dan pengingat bahwa kita pun cepat atau lambat pada saatnya akan mengalami hal yang sama seperti yang saat ini dialami oleh almarhum Pelda Heri Suprianto yang telah mendahului kita.

Kematian merupakan suatu kepastian yang akan dialami oleh setiap manusia yang hidup di dunia. Bergulirnya waktu dan bertambahnya usia seseorang, pada dasarnya berarti ia telah bertambah mendekati pada titik akhir kehidupannya. Disadari ataupun tidak, cepat atau lambat setiap orang pasti akan sampai juga pada ajalnya dan mengalami kematian. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan".

Di akhir amanat Dandim Perpesan Kepada keluarga yang ditinggalkan kami berharap hendaklah kiranya cobaan dan musibah ini dapat diterima dengan lapang dada dan dihadapi dengan rasa tawakkal, tabah serta berteguh hati, sehingga dalam menempuh sisa-sisa hidup ini penuh arti dan mendapat ridho dari Tuhan Yang Maha Esa."(*) 

Reporter : Red 
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.