IKLAN ATAS

Manfaatkan Olahan Limbah Plastik, Mahasiswa UNSIKA KKN Di SDN 4 Cisalada

Sosialisasi praktik bersama anak-anak serta guru SDN 4 Cisalada
Redaksibekasi.com- Purwakarta: Sejumlah Mahasiswa UNSIKA melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cisalada, Kecamatan Jatiluhur Kabupaten Purwakarta. Diawali dengan mengadakan sosialisasi praktik bersama anak-anak serta guru SDN 4 Cisalada mengenai limbah plastik yang dapat dijadikan olahan yang bermanfaat, Senin (22/07).

Dengan menggunakan limbah plastic Mahasiswa KKN UNSIKA mengubah berbagai macam karya yang bermanfaat  seperti ecobrick, paving blok, dan vertikultur yang diadakan di SDN 4 Cisalada, anak-anak serta para guru pun  berantusias melihat proses pembuatan ketiga karya tersebut.

"Tujuan di adakan sosialisasi dan praktik ini untuk memberikan edukasi kepada siswa-siswi di SDN 4 Cisalada mengenai pemanfaatan limbah plastic yang dapat di olah menjadi berbagai karya yang bermanfaat," kata Agnita Eriyawati, Mahasiswa KKN UNSIKA, Senin 22/7.

Lanjutnya, Ecobricks sendiri merupakan karya yang bermodalkan botol plastik yang kemudian dapat diisi dengan sampah plastic kresek yang telah dipotong kecil-kecil yang kemudian dimasukan kedalam botol dengan cara ditekan dengan tongkat kayu agar hingga botol menjadi keras/padat. Jika dipadatkan dengan baik, ekobrick akan menjadi kuat yang mampu menopang beban berat.

"Vertikultur sendiri dapat menjadikan wadah serta ajang kreatifitas anak-anak dalam menanaman tumbuhan atau pohon, vertikultur yang telah kita buat kemudian isi dengan tanah yang kemudian ditaburi oleh benih bayam yang telah kita dapat dari East West Seed Purwakarta," Ujarnya.

Sementara itu Pak asep Guru SDN 4 Cisalada menuturkan, Pembuatan vertikultur ini pun memberikan contoh yang baik bagi anak-anak untuk dapat memanfaatkan segala limbah plastik atau botol plastik yang nantinya dapat merusak lingkungan, Sedangkan pembuatan paving block sendiri dapat digunakan masyarakat sekitar untuk dapat menutupi jalan yang berlubang dengan menggunakan limbah plastik tanpa harus membayar mahal untuk membeli paving block yang asli

“Saya ingin tau proses pembuatan paving block dari sampah karena bisa saya manfaatkan untuk menutupi jalan berlubang depan rumah saya,"ujar Pa Asep.

Terakhir kata Pa Asep, Proses yang cukup sulit tetapi menghasilkan nilai yang bermanfaat bagi masyarakat serta mengurangi pencemaran lingkungan dari bahaya limbah plastik.

"Yuk Lindungi bumi kita “Stop Penggunaan Sampah Plastik," pungkasnya."(*) 

Reporter : Cardy
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.