IKLAN ATAS

Pelebaran Jalan Desa kedungjaya Di Soal Warga, Maruloh, Diduga Sarat Penyimpangan

Infrastruktur Pelebaran Jalan di kampung Wates RT. 09/09 dan Rt. 06/08. Desa Kedung Jaya 
Redaksibekasi.com- Babelan: Proyek Pembangunan Infrastruktur Pelebaran Jalan di kampung Wates RT. 09/09 dan Rt. 06/08. Desa Kedung Jaya kecamatan Babelan Kabupaten Bekasi, disoal warga lantaran hasil pengerjaannya kurang maksimal, masih jauh dari kata layak, serta dipertanyakan juga soal sumber serapan Anggarannya, karena gak ada Papan proyek yang tertera.

Apakah anggaran dari pemerintah atau dari pengusaha dan pengembang perumahan, Hal ini yang menjadi  pertanyaan banyak pihak, Sebagian warga enggan untuk komentar terkait proyek pembangunan pelebaran jalan di dua RT Desa Kedungjaya, Sebagian warga lainnya yang di jumpai, Diduga itu anggaran pemerintah karena hasilnya kurang bagus.

Terkait proyek pelebaran Jalan Kedung Jaya diduga sarat dengan penyimpangan bahkan terindikasi meraup keuntungan semata, Maruloh dari Lembaga Aliansi Indonesia angkat bicara,

"Di duga kuat dalam proyek pelebaran jalan di kedung jaya sarat dengan penyimpangan, lantaran tidak adanya transparansi anggaran yang di tuangkan di Papan proyek," tegas Maruloh dari Lembaga Aliansi Indonesia, senin 1/7

Dikatakan Maruloh, Seiring transparansi informasi yang sudah mulai membuka ruang, hampir di semua lini pelayanan publik, Tentunya Hal tersebut. sejalan dan  senafas dengan UU No. 14 2018 tentang KIP. (keterbukaan informasi publik), Begitupun
hal nya dengan pemerintahan Desa, yang mulai membuat transparansi daftar pelaporan kegiatan berikut sumber dana yang digunakan.

1. Apa kegiatannya
2. Berapa anggarannya.
3. Darimana sumber anggarannya (PAD, DD, ADD, BHP, BKP, BKK, BPK, SPM.)
4. Siapa Pelaksananya (PKA dan TPBJ) dengan menyebut namanya.
6. Alamat pengaduannya.

Terkait maraknya temuan berbagai macam kegiatan di wilayah pemerintahan Kedungjaya dan adanya keluhan masyarakat, Kami akan melayangkan surat ke dinas DPMD dan inspektorat, karena infonya hingga saat ini belum ada para pihak yang dapat di mintai tanggapannya.

"Yah, kita akan melayangkan surat ke instansi terkait dalam rang ka keterbukaan informasi publik, Agar pelaksanaan pembangunan di kabupaten bekasi berjalan sesuai dengan RAB yang ada serta dapat dinikmati oleh masyarakat pada umumnya," pungkas Maruloh.

Sementara itu dari hasil pantauan media di lokasi kegiatan pelebaran jalan tidak adanya papan nama informasi yang seharusnya di pasang dan diduga ketebalan coran tersebut hanya ada 5cm hingga 7cm.

Hingga tulisan ini ditayangkan, pihak aparatur pemerintahan desa belum ada yang dapat di klarifikasi.

Atas saran Pa Kades untuk bertemu dengan pelaksana pekerjaan di lapangan, Akan tetapi anehnya, Si pelaksana malah seolah sibuk sendiri, Terkesan menghindar."(*) 

Reporter : Tim
Editor : Luk 
Diberdayakan oleh Blogger.